- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
HUT ke 69 Kalteng Jadi Momentum Perkuat Semangat Membangun Daerah

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Sabtu (23/05/2026).
Upacara tersebut dipimpin Sekretaris Daerah, Drs Muhlis, mewakili Bupati Barito Utara, H Shalahuddin. Dalam kesempatan itu, Muhlis membacakan amanat Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Pada momen tersebut,Sekda mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah sebagai refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah yang penuh perjuangan dan pengorbanan.
Menurutnya, Kalimantan Tengah dapat berkembang hingga saat ini berkat jasa para tokoh pendiri, pemimpin terdahulu, tokoh adat, dan para pejuang yang telah meletakkan dasar pembangunan daerah.
“Pengabdian para pendahulu menjadi warisan penting bagi kita semua. Kini tugas generasi saat ini adalah melanjutkan pembangunan dan memastikan Kalimantan Tengah terus berkembang,” katanya.
Ia menyebut, selama 69 tahun Kalimantan Tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis hingga dinamika perkembangan zaman. Namun semangat Isen Mulang menjadi kekuatan masyarakat untuk terus bertahan dan maju.
Muhlis menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan proses yang tidak singkat, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan program pembangunan.
“Kalimantan Tengah harus terus menunjukkan diri sebagai daerah yang tangguh dan mampu bersaing,” ujarnya.
Dalam amanat tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda Kalimantan Tengah agar memiliki keberanian untuk berpikir maju, meningkatkan kompetensi, serta menguasai teknologi tanpa meninggalkan budaya daerah.
Ia menilai kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menentukan kemajuan suatu daerah.
“Jangan pernah merasa tertinggal karena berasal dari daerah. Generasi muda harus percaya diri, terus belajar, dan berinovasi,” ucapnya.
Selain itu, filosofi Huma Betang kembali ditekankan sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat menjaga masa depan Kalimantan Tengah.
(Dd)












1.jpg)




