- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menghadiri pembukaan pameran Bursa Kerja atau Job Fair 2026 yang digelar di Mal Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, pada Senin 8 Juni 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menghadiri pembukaan pameran Bursa Kerja atau Job Fair 2026 yang digelar di Mal Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, pada Senin 8 Juni 2026.
Job Fair yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor tersebut, Pemkot Bogor menggandeng 30 perusahaan, baik berskala lokal maupun nasional.
Kolaborasi ini membuka sedikitnya 119 jabatan dengan total mencapai 3.212 posisi lowongan pekerjaan yang siap diakses oleh masyarakat luas.
Baca Lainnya :
- Pemdes Gaparang Salurkan BLT DD Tahap II untuk 34 KPM
- Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
Fajar Muhammad Nur menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bogor atas keseriusan mereka dalam mengatasi isu pengangguran, yang saat ini tercatat menyentuh angka sekitar 45.000 orang.
Politisi Partai NasDem tersebut menekankan bahwa pembukaan lapangan kerja secara masif dan berkelanjutan adalah hal yang sangat penting saat ini.
Selain itu, ia juga mengingatkan dinas terkait agar data mengenai pengangguran terus diperbarui secara akurat guna memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.
"Kami mendukung penuh setiap langkah taktis pemerintah untuk menciptakan peluang kerja baru. Ini adalah momentum penting untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Bogor," ujar Fajar.

Lebih lanjut, Fajar mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi meningkatkan ketenagakerjaan di Kota Bogor.
Ia berharap, lewat program-program strategis seperti ini, seluruh warga Kota Bogor bisa segera mendapatkan pekerjaan.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Bogor, Adi Novan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair 2026 ini dipicu oleh komitmen kuat Pemkot Bogor untuk memangkas angka pengangguran yang masih tergolong tinggi.
Berdasarkan data terbaru dari Disnaker, tingkat pengangguran di Kota Bogor saat ini berada di kisaran 7,9 persen atau setara dengan 45.000 jiwa.
Tantangan ini kian dinamis karena setiap tahunnya terjadi kelulusan baru dari jenjang SMA dan SMK yang tidak semuanya langsung melanjutkan studi ke perguruan tinggi ataupun terserap ke pasar kerja.
"Angka pengangguran kita masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Job Fair ini menjadi salah satu dari berbagai upaya yang kami lakukan. Harapan kami tentu penyerapan tenaga kerja bisa maksimal, dan para peserta bisa mengoptimalkan potensi serta peluang yang sudah disiapkan bersama perusahaan yang mayoritas berskala nasional ini," jelas Adi Novan.
Melalui bursa kerja di Mal Plaza Jambu Dua kali ini, ia berharap tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara dunia industri dan pencari kerja. Program ini terbuka lebar, terutama bagi para lulusan baru, tanpa adanya batasan gender maupun domisili.(**)








.jpg)








