- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menghadiri pembukaan pameran Bursa Kerja atau Job Fair 2026 yang digelar di Mal Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, pada Senin 8 Juni 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menghadiri pembukaan pameran Bursa Kerja atau Job Fair 2026 yang digelar di Mal Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, pada Senin 8 Juni 2026.
Job Fair yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor tersebut, Pemkot Bogor menggandeng 30 perusahaan, baik berskala lokal maupun nasional.
Kolaborasi ini membuka sedikitnya 119 jabatan dengan total mencapai 3.212 posisi lowongan pekerjaan yang siap diakses oleh masyarakat luas.
Baca Lainnya :
- Zenal Abidin Ikuti Doa dan Dzikir Bersama, Doakan Bogor Dijauhkan dari Bencana
- HUT ke-67 Pelopor, Adityawarman: Semoga Brimob Presisi Makin Solid dan Kuat
- DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
Fajar Muhammad Nur menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bogor atas keseriusan mereka dalam mengatasi isu pengangguran, yang saat ini tercatat menyentuh angka sekitar 45.000 orang.
Politisi Partai NasDem tersebut menekankan bahwa pembukaan lapangan kerja secara masif dan berkelanjutan adalah hal yang sangat penting saat ini.
Selain itu, ia juga mengingatkan dinas terkait agar data mengenai pengangguran terus diperbarui secara akurat guna memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.
"Kami mendukung penuh setiap langkah taktis pemerintah untuk menciptakan peluang kerja baru. Ini adalah momentum penting untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Bogor," ujar Fajar.

Lebih lanjut, Fajar mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi meningkatkan ketenagakerjaan di Kota Bogor.
Ia berharap, lewat program-program strategis seperti ini, seluruh warga Kota Bogor bisa segera mendapatkan pekerjaan.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Bogor, Adi Novan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair 2026 ini dipicu oleh komitmen kuat Pemkot Bogor untuk memangkas angka pengangguran yang masih tergolong tinggi.
Berdasarkan data terbaru dari Disnaker, tingkat pengangguran di Kota Bogor saat ini berada di kisaran 7,9 persen atau setara dengan 45.000 jiwa.
Tantangan ini kian dinamis karena setiap tahunnya terjadi kelulusan baru dari jenjang SMA dan SMK yang tidak semuanya langsung melanjutkan studi ke perguruan tinggi ataupun terserap ke pasar kerja.
"Angka pengangguran kita masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Job Fair ini menjadi salah satu dari berbagai upaya yang kami lakukan. Harapan kami tentu penyerapan tenaga kerja bisa maksimal, dan para peserta bisa mengoptimalkan potensi serta peluang yang sudah disiapkan bersama perusahaan yang mayoritas berskala nasional ini," jelas Adi Novan.
Melalui bursa kerja di Mal Plaza Jambu Dua kali ini, ia berharap tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara dunia industri dan pencari kerja. Program ini terbuka lebar, terutama bagi para lulusan baru, tanpa adanya batasan gender maupun domisili.(**)
















