- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Laporan Korps Rapor Kenaikan Pangkat Prajurit: Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Tanggung Jawab.
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
Desa Wates Disebut Sudah Dilabel Sebagai Desa Cerdas Pertanian Berbasis Tehnologi Digital Nasional

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Desa Wates di Kabupaten Blitar mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu desa yang dipercaya sebagai role model sebagai desa cerdas atau desa digital. Desa Wates dianggap Kemendagri dan Kemendes sebagai desa yang telah menerapkan sektor digitalisasi.
Kepala Desa Wates Moh. Hamid Almauludi S.Pd.I sangat mengapreasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh dua kementerian tersebut. Pasalnya, Hamid mengungkap, dua kementerian itu menilai Desa Wates sudah dianggap menjadi desa cerdas atau desa digital.
"Jadi Desa Wates itu berkesempatan menjadi salah satu hal yang sangat luar biasa, saat kami dipercaya jadi Nara sumber pada acara yang diselengarakan oleh Kemendagri dan Kemendes berkaitan tentang irisan dari dua kementerian itu.
Baca Lainnya :
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Laporan Korps Rapor Kenaikan Pangkat Prajurit: Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Tanggung Jawab.
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
Dan sasaran di Desa Wates itu menjadi salah satu desa cerdas atau desa digital yang mengangkat tentang petani yang cerdas," ungkap Moh. Hamid Almauludi saat dihubungi, Senin (28/10/2024).
Hamid sapaan akrab Kades Wates ini lebih jauh juga menuturkan, bahwa Desa Wates sendiri sebelumnya memang telah menerapkan digitalisasi dalam sektor pertanian. Hal itu dilakukan agar para petani yang berada di Desa Wates menjadi semakin cerdas dan mampu bersaing di era globalisasi saat ini.
"Sudah dilaksanakan di Desa Wates salah satunya tentang pembuatan mode pertanian berbasis digital atau smartphone yang di-branding menjadi smart farming atau petani yang cerdas," katanya.
Hamid berharap melalui kesempatan ini juga ingin Desa Wates menjadi semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Sebab, dia menyebut, Desa Wates juga memiliki beberapa produk unggulan yang dihasilkan oleh petani salah satunya adalah melon kualitas premium.
"Harapannya dengan kegiatan diresmikan Desa Wates bisa semakin dikenal dan menjadi salah satu promosi beberapa produk unggulan Desa Wates," imbuhnya.
Dia menambahkan, ada sekitar 8 hektar lahan di Desa Wates yang saat ini ditanami oleh tanaman holtikultura. Hamid menjelaskan, dari 8 hektar lahan tersebut mayoritas ditanami oleh buah melon kualitas premium.
"Beberapa produk unggulan Desa Wates salah satunya adalah produk melon premium karena di Wates itu ada sekitar 8 hektar yang ditanami tanaman holtikultura yang mayoritas ditanami buah melon premium. (za/mp)

.jpg)

.jpg)

.jpg)










