- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang dan Keluarga Pasien Sepakat Selesaikan Kesalahpahaman Lewat Musyawarah, Tegaskan Video Viral Tidak Benar

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB.TANGERANG-Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang bersama keluarga pasien yang videonya sempat beredar luas di media sosial telah menggelar pertemuan secara langsung guna menyelesaikan kesalahpahaman terkait pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka, kondusif, dan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak saling menyampaikan kronologi kejadian secara utuh dan memberikan klarifikasi menyeluruh. Dari hasil dialog yang dilakukan, rumah sakit dan keluarga pasien sepakat bahwa berita maupun video yang beredar di media sosial tidak benar dan tidak menggambarkan kondisi pelayanan yang sebenarnya, karena disampaikan tanpa konteks yang lengkap.
Kedua belah pihak juga sepakat bahwa peristiwa tersebut merupakan kekeliruan yang dipengaruhi oleh situasi emosional keluarga pasien, dan miskomunikasi di lapangan, sehingga tidak perlu diperdebatkan lebih lanjut di ruang publik.
Baca Lainnya :
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menjelaskan bahwa pasien anak telah mendapatkan pelayanan medis sejak awal kedatangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), mulai dari pemeriksaan dokter, observasi, hingga rekomendasi rawat inap sesuai indikasi medis. Penjelasan tersebut telah disampaikan secara langsung dan diterima dengan baik oleh pihak keluarga pasien.
Perwakilan keluarga pasien, Bapak Edih Jayadi, menyampaikan bahwa video yang sempat beredar muncul karena kondisi kepanikan dan kekhawatiran keluarga saat itu.
“Kami mengakui saat kejadian suasana sangat emosional. Setelah kami bertemu langsung dan mendapatkan penjelasan secara utuh dari pihak rumah sakit, kami memahami bahwa tidak ada penolakan pelayanan. Video dan berita yang beredar tidak mencerminkan kejadian sebenarnya. Ini murni kesalahpahaman dan kami anggap sebagai kekeliruan bersama,” ujar Edih Jayadi, Senin 9 Februari 2025.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kami sepakat menyelesaikan masalah ini melalui musyawarah. Ke depan, kami berharap pelayanan rumah sakit semakin baik dan komunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien semakin jelas,” tambahnya.
Direktur Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang, dr. Maria Dewi Indrawati, mengapresiasi itikad baik keluarga pasien dalam menyelesaikan persoalan secara terbuka dan konstruktif.
“Kami berterima kasih atas komunikasi yang terbangun dengan baik. Klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat. Masukan dari keluarga pasien menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan komunikasi kepada pasien serta keluarganya,” jelas dr. Maria.
Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan bahwa tidak terdapat sengketa antara rumah sakit dan keluarga pasien. Permasalahan telah diselesaikan secara musyawarah, dan disepakati sebagai bahan evaluasi bersama demi peningkatan kualitas pelayanan di masa mendatang.
Sebagai penegasan, Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menyatakan bahwa informasi maupun video yang sempat beredar di media sosial terkait tuduhan penolakan pasien BPJS Kesehatan adalah tidak benar dan telah diluruskan melalui pertemuan resmi kedua belah pihak.
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan sesuai regulasi, termasuk bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan. (**)









.jpg)





