- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- 179 Sekolah Masuk Revitalisasi, Bupati Majalengka Bidik Pemerataan Pendidikan
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Henny Rosgiati Rusli, S.P., M.M., menegaskan bahwa kepentingan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam menyikapi persoalan jalan lintas hauling yang melibatkan sejumlah perusahaan di wilayah Kecamatan Lahei.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah tokoh masyarakat terkait permasalahan jalan hauling PT Tamtama Perkasa yang berkaitan dengan aktivitas PT Mitra Barito dan PT Maranti Sambada/Barito Pacific. Rapat berlangsung di ruang rapat DPRD Barito Utara, Kamis (15/10/2026).
Baca Lainnya :
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
Hj. Henny mengatakan, DPRD pada prinsipnya tidak bermaksud mencampuri persoalan internal yang terjadi di antara perusahaan-perusahaan tersebut. Namun, pihaknya menaruh perhatian terhadap dampak permasalahan itu bagi kehidupan dan aktivitas masyarakat yang menggunakan jalan tersebut.
“Pada prinsipnya, saya pribadi pun tidak mencampuri urusan kedua perusahaan tersebut. Yang kita pikirkan adalah bagaimana nasib masyarakat di sana terkait permasalahan jalan tersebut. Mudah-mudahan ada solusinya,” ungkap Hj. Henny.
Menurutnya, persoalan jalan yang menjadi akses masyarakat perlu disikapi secara bijaksana melalui komunikasi dan dialog bersama. Dengan demikian, penyelesaian yang dihasilkan diharapkan tidak merugikan masyarakat maupun memperkeruh situasi di lapangan.
Sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi masyarakat, Hj. Henny juga menyampaikan rencananya untuk turun langsung ke lokasi jalan yang dipermasalahkan dalam waktu dekat, bertepatan dengan agenda Resesnya.
Ia meminta kesediaan para tokoh masyarakat yang hadir dalam RDP untuk mendampingi dirinya saat melakukan peninjauan
ruas jalan dari Simpang Kara atau Simpang Lahei menuju Kilometer 9 dan seterusnya yang menjadi akses vital masyarakat Desa Juju Baru dan Desa Hurung Enep, Kecamatan Lahei.
“Saya ingin menyaksikan secara langsung dan mengecek jalan tersebut,” tegasnya.
Melalui peninjauan langsung tersebut, ia berharap dapat melihat kondisi jalan yang sebenarnya sekaligus memperoleh gambaran lebih jelas mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut nya dengan melihat langsung kondisi di lapangan merupakan langkah penting agar aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat dipahami secara utuh dan menjadi bahan pertimbangan dalam mencari solusi bersama.
Selain itu dia juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu langkah penyelesaian lebih lanjut.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi atau kepentingan yang berpotensi memperkeruh keadaan.
“Saya berharap masyarakat bisa bersabar dalam beberapa waktu ini. Jangan sampai terprovokasi dan jangan sampai kepentingan orang di atas, justru masyarakat yang dirugikan,” pesannya.
Ditegaskan pula bahwa komunikasi dan kebersamaan merupakan kunci penting untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan dialog dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan.
“Mari kita duduk bersama dan bicara bersama dalam mencari solusi,” ajaknya.
Dia berharap persoalan jalan hauling di Kecamatan Lahei dapat menemukan titik terang melalui komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, dan perusahaan terkait.
Dengan mengutamakan kepentingan masyarakat serta keselamatan pengguna jalan, diharapkan solusi yang dicapai nantinya dapat memberikan kepastian bagi warga, khususnya masyarakat Desa Juju Baru dan Desa Hurung Enep, yang terdampak oleh persoalan tersebut.
(A)














