- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Polres Barito Utara Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Darul Aman
Bupati Zaki Buka Musda Ke-10 MUI Kabupaten Tangerang

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar membuka musyawarah daerah ke-10 MUI Kabupaten Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM, Serang – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar membuka musyawarah daerah ke-10 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang yang digelar di Jayakarta Hotel Anyer Serang, Rabu (21/12/2022).
Pada kesempatan tersebut Bupati Zaki mengatakan kehadiran MUI yang merupakan wadah para alim ulama sangat penting dan dibutuhkan sebagai mitra pemerintah daerah dalam rangka memperbaiki dan membangun akhlak generasi muda dan moral bangsa. Bupati berharap MUI Kab. Tangerang terus aktif menjadi pelopor dalam menggugah kesadaran akan kebangkitan Islam, khususnya kepada generasi muda yang sangat rentan terhadap serangan teknologi informasi dan komunikasi di era global yang sangat terbuka dan tanpa batas.
"MUI Kabupaten Tangerang hendaknya juga mampu mencermati dan mencarikan jalan keluar jika terjadi masalah-masalah aktual yang dialami umat dan masyarakat sekarang ini, khususnya para generasi muda melenial sehingga mereka bisa mengerti, memahami dan tidak salah dalam bertindak," ungkap Bupati Zaki.
Baca Lainnya :
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Bupati juga menekankan kepada seluruh peserta Musda ke-10 MUI untuk mengedepankan dan menjunjung tinggi musyawarah dan kemufakatan sehingga dapat menghasilkan dan memperkuat keputusan-keputusan yang penting dan strategis serta bermanfaat, baik untuk kepentingan organisasi maupun masyarakat secara luas.
"Dari pemerintah daerah mendukung kegiatan musyawarah daerah ini. Mudah-mudahan musyawarah dan mufakat itu menentukan organisasi MUI 5 tahun ke depan. Semoga apa yang nanti dihasilkan dari musda ini bisa membangun dan meningkatkan pendidikan akidah dan syiar Islam di Kabupaten Tangerang dengan lebih baik lagi," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Comitte H. Ahmad Djabir melaporkan Musda ke-10 MUI Kab. Tangerang diselenggarakan selama 2 hari dengan mengambil tema "Memantapkan Peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan Wasathiyatul Islam mewujudkan Masyakarakat Kabupaten Tangerang Gemilang yang Religius".
"Tujuan Musda ke-10 MUI ini salah satunya adalah menetapkan kebijakan serta menyusun program kerja 5 tahun kedepan sebagai penjabaran dari Program Umum Ketetapan Musyawarah Nasional (Munas), Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) serta memilih Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang masa khidmat 2022 - 2027," tutur H. Ahmad Djabir.
Dia berharap Musda ke-10 kali ini akan melahirkan kebijakan-kebijakan dan program kerja yang sejalan dengan dinamika kehidupan masyarakat beragama Islam di Kabupaten Tangerang, dalam tata kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan memperhatikan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang religius, cerdas, sehat dan sejahtera.








.jpg)





