Breaking News
- Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Babinsa dan Komduk Lakukan Patroli Malam.
- Sertipikat Tanah Masih atas Nama Orang Tua yang Sudah Meninggal? Berikut Ini Risikonya.
- Basarnas Sebut Satu Kru Helikopter Super Puma Meninggal Dunia dalam Musibah di Sungai Barito
- Pemerintah Beri Diskon 30 Persen Tiket KAI Menjelang Libur Akhir Tahun
- DPRD Dukung Pembinaan Pencak Silat, Gun Sriwitanto, Isi Waktu Remaja dengan Kegiatan Bermanfaat
- Wamen Ekraf Dorong Mahasiswa Sulap Hasil Penelitian Jadi Bisnis Kreatif
- Kuliner hingga Fesyen, 140 UMKM Meriahkan Kemang Fest 20
- Nurhadi Gelar Sarasehan Kebangsaan Desa Sidomulyo dan Ngrejo \" Wawasan Kebangsaan dan Penjaga Konstitusi.
- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
Bupati Tangerang Hadiri Festival Budaya dan Pendidikan SMA Negeri 1

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang A Zaki Iskandar saat Poto bersama dengan peserta Festival Budaya di SMAN 1 Balaraja
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghadiri Festival Budaya dan Pendidikan SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang Kec. Balaraja yang menampilkan berbagai macam kegiatan seperti pagelaran seni budaya, talkshow interaktif, pameran, peragaan busana serta stand produk dari setiap kelas.
Dalam sambutannya, Bupati Zaki mengatakan festival semacam itu merupakan suatu kegiatan yang sangat positif sekali bagi siswa-siswi karena dengan festival semacam ini bisa mendorong kreatifitas serta menambah kepercayaan diri para siswa-siswi dalam menyalurkan bakat dan minatnya.
"Meskipun festival Ini baru pertama kali diadakan di sekolah ini tetapi sudah sangat luar biasa meriah sekali dan mudah-mudahan festival ini bisa berjalan terus dan konsisten setiap tahunnya," kata Bupati Zaki, Jumat (4/11/22).
Bupati Zaki berpesan kepada seluruh siswa siswi SMA Negeri 1 Tangerang agar selalu patuh dan taat terhadap aturan dan tidak ikuit-ikutan tawuran, gangster dan perilaku menyimpang yang merugikan banyak pihak. Dia juga menandaskan bahwa siswa-siswi yang ikut dan terlibat dalam tawuran dan perilaku menyimpang lainnya itu sangat membahayakan, selain membahayakan diri sendiri, orang tua, guru dan sekolah juga bisa merusak masa depan para siswa dan siswi.
"Saya minta anak-anakku siswa-siswi SMA Negeri 1 Tangerang jangan ada yang ikut-ikutan dan jangan ada yang berani untuk sok-sok jagoan apalagi terlibat tawuran karena kita kemarin baru saja melakukan deklarasi anti tawuran seluruh pelajar SMA SMK se-Kabupaten Tangerang," pintanya.(**)
















