Breaking News
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
- Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.
- Romy Soekarno : Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial.
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Praktisi Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
Bupati Tangerang Hadiri Festival Budaya dan Pendidikan SMA Negeri 1

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang A Zaki Iskandar saat Poto bersama dengan peserta Festival Budaya di SMAN 1 Balaraja
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghadiri Festival Budaya dan Pendidikan SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang Kec. Balaraja yang menampilkan berbagai macam kegiatan seperti pagelaran seni budaya, talkshow interaktif, pameran, peragaan busana serta stand produk dari setiap kelas.
Dalam sambutannya, Bupati Zaki mengatakan festival semacam itu merupakan suatu kegiatan yang sangat positif sekali bagi siswa-siswi karena dengan festival semacam ini bisa mendorong kreatifitas serta menambah kepercayaan diri para siswa-siswi dalam menyalurkan bakat dan minatnya.
"Meskipun festival Ini baru pertama kali diadakan di sekolah ini tetapi sudah sangat luar biasa meriah sekali dan mudah-mudahan festival ini bisa berjalan terus dan konsisten setiap tahunnya," kata Bupati Zaki, Jumat (4/11/22).
Bupati Zaki berpesan kepada seluruh siswa siswi SMA Negeri 1 Tangerang agar selalu patuh dan taat terhadap aturan dan tidak ikuit-ikutan tawuran, gangster dan perilaku menyimpang yang merugikan banyak pihak. Dia juga menandaskan bahwa siswa-siswi yang ikut dan terlibat dalam tawuran dan perilaku menyimpang lainnya itu sangat membahayakan, selain membahayakan diri sendiri, orang tua, guru dan sekolah juga bisa merusak masa depan para siswa dan siswi.
"Saya minta anak-anakku siswa-siswi SMA Negeri 1 Tangerang jangan ada yang ikut-ikutan dan jangan ada yang berani untuk sok-sok jagoan apalagi terlibat tawuran karena kita kemarin baru saja melakukan deklarasi anti tawuran seluruh pelajar SMA SMK se-Kabupaten Tangerang," pintanya.(**)














