- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Bunda Guru Barito Utara Paparkan Strategi Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Konkerkab I PGRI

MEGAPOLITANPOS.COM- Muara Teweh – Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Kamis (05/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Kalimantan Tengah Dr. Diplan, S.Pd., M.Pd., Ketua PGRI Kabupaten Murung Raya, Ketua PGRI Kabupaten Barito Selatan, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, jajaran pengurus PGRI Kabupaten Barito Utara, pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Barito Utara, kepala sekolah, guru, serta undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menyampaikan materi bertajuk “Jembatan Emas Pendidikan: Menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun melalui Implementasi SPMB 2026 dan SIP Pintar di Barito Utara”.
Ia menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak masa emas perkembangan anak. Menurutnya, akses pendidikan yang dimulai sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, Juknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, serta Program SIP Pintar 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memastikan seluruh anak mendapatkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
"Diharapkan tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal dari layanan pendidikan maupun putus sekolah karena kendala ekonomi, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi," ujarnya.
Konkerkab I PGRI Kabupaten Barito Utara ini menjadi forum penting dalam menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
(Dd)












1.jpg)




