- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
- Inovasi Produk Makanan dan Minuman Mendunia, SIAL 2026 Hadirkan 10 Finalis Terbaik
- DPRD Provinsi Maluku Desak Penertiban DAS Waitomu, Wajo: Konstruksi Harus Dibongkar
- Empat OPD Pemprov Maluku Dievaluasi, Komisi II DPRD Provinsi Catat Perkembangan Positif
- Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun
- Dandim 0808/Blitar Terima Kunker Mentan RI di Udanawu, TNI Siap Dukung Kemandirian Pangan.
- PP Polri Beri Dukungan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto dalam Penegakan Hukum Oknum Polisi
- Tenaga Ahli Komisi II MPR Bersama Pengusaha Bela Bangsa Sambangi PT STM: Dorong Kolaborasi Strategis dan Inovasi Berbasis Data demi Kemakmuran Bangsa
BNI Raih Green Warrior Award di ESG Now Awards 2025

Keterangan Gambar : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih Green Warrior Award dalam ajang ESG Now Awards 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih Green Warrior Award dalam ajang ESG Now Awards 2025. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan BNI menjalankan Program Peningkatan Kesejahteraan Nelayan melalui Regenerasi Hutan Mangrove di Teluk Pangpang, Banyuwangi, yang menjadi salah satu inisiatif unggulan perusahaan dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Program ini melibatkan tokoh lokal (Local Hero) M. Saeroni, yang berperan sebagai penggerak utama dalam pemberdayaan masyarakat pesisir melalui konservasi mangrove. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BNI, masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan mitra strategis untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. "Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BNI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap aspek kegiatan perusahaan, terutama dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Baca Lainnya :
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
Okki menambahkan, pencapaian ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus memperkuat pelaksanaan program-program keberlanjutan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
"BNI akan terus memperkuat implementasi inisiatif keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitarnya," imbuhnya.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) – BNI Berbagi, BNI aktif menggerakkan berbagai inisiatif hijau di berbagai wilayah Indonesia. Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan BNI dalam memperkuat ekosistem keberlanjutan, terutama di wilayah pesisir.
Program regenerasi mangrove di Teluk Pangpang tidak hanya berkontribusi pada restorasi ekosistem pesisir, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. Ekosistem mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut dan burung endemik, serta membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan melalui perbaikan kualitas perairan. Dengan demikian, konservasi mangrove turut mendukung terciptanya ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
Selain kegiatan penanaman dan pemeliharaan mangrove, BNI juga membangun fasilitas pendukung masyarakat seperti sarana air bersih, fasilitas ibadah, dan toilet umum di sekitar kawasan konservasi. Upaya ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan ekowisata berbasis pelestarian alam.
BNI turut melakukan penguatan kapasitas organisasi Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) melalui pelatihan pengelolaan konservasi dan pariwisata berbasis masyarakat, agar kegiatan pelestarian mangrove dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh komunitas lokal.
"Ke depan, BNI berkomitmen untuk memperluas dukungan terhadap proyek-proyek hijau lainnya, termasuk pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, serta pembiayaan ramah lingkungan. Kami ingin menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan," tutup Okki.
Capaian ini mempertegas posisi BNI sebagai salah satu pelopor perbankan nasional yang konsisten mengintegrasikan prinsip ESG dalam strategi bisnisnya. Melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, BNI terus berupaya menjadi katalis bagi perubahan positif menuju ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya tahan di Indonesia. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)



.jpg)








