- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
- Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti.
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
BNI Exporters Forum di Makassar, Dorong UKM Go Global
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, melalui program inkubasi UKM-nya, BNI Xpora, sukses menggelar BNI Exporters Forum (BEF) ke-5 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Acara yang mengangkat tema "Export Market Prospect 2024" ini bertujuan untuk membekali Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lokal dengan pengetahuan dan wawasan yang dibutuhkan untuk menembus pasar global.
Pembukaan BEF secara resmi dilakukan oleh Pemimpin BNI Wilayah 07 Makassar Muhammad Arafat, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara (Sulselbartra) yang juga mewakili Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Sulsel Heri Kuswanto.
Baca Lainnya :
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Kolaborasi BNI dan IAS, Layanan Pendampingan Bandara Kini dalam Genggaman
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
Dalam sambutannya, Muhammad Arafat mengungkapkan, BEF Makassar ini dihadiri oleh sekitar 73 UKM yang memiliki bisnis berpotensi ekspor tinggi. "Melalui forum ini, para pelaku UKM tidak hanya mendapatkan pemaparan mendalam dari para ahli, tetapi juga berkesempatan untuk berjejaring dan saling berbagi pengalaman," ujar Arafat.
Selain memberikan pemahaman mengenai peluang pasar ekspor, BNI juga memperkenalkan aplikasi mobile banking wondr by BNI kepada seluruh peserta. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan solusi bagi masyarakat Indonesia agar dapat melakukan pengelolaan keuangan yang lebih terencana sesuai kebutuhan finansial masing-masing melalui fitur tiga Dimensi Keuangan yaitu Transaksi, Insight, dan Growth.
BNI Xpora sendiri menawarkan rangkaian layanan yang komprehensif untuk mendukung UKM dalam mengembangkan bisnisnya secara internasional, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi akses pasar. Selain itu, BNI juga menyediakan solusi digital dan finansial yang lengkap, seperti BNI Trade Online, BNI Smart Remittance, BNI Direct, QRIS, dan EDC BNI, untuk memudahkan transaksi bisnis para UKM.
Arafat menambahkan, sejauh ini BNI Exporters Forum telah sukses diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Lampung, Bandung, Surabaya dan Makassar. BNI berkomitmen untuk terus menyelenggarakan forum ini di kota-kota lain untuk menjangkau lebih banyak UKM dan mendorong mereka untuk Go Global.
"BNI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UKM Indonesia. Melalui penyelenggaraan BEF di berbagai kota, BNI berharap dapat menginspirasi semakin banyak UKM untuk berani melangkah ke pasar global. Kami percaya bahwa UKM Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk bersaing di tingkat internasional," ungkap Arafat.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pembicara ahli dari berbagai instansi terkait, antara lain Diplomat Madya Direktorat Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI Dino R. Kusnadi W, Ketua Tim Bidang Pengembangan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan RI Dwinanto Rumpoko, dan Kepala Seksi BK Humas Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) Cahya Nugraha.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)









