- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
- Wakil Ketua I DPRD H. Benny Siswanto Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Silaturahmi
- Jalin Silaturahmi Antara Legislatif dan Pemerintah, Politisi PKB Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT Ke-81 RI
BNI Agen46 Tembus 175 Ribu, DPK Capai Rp2,98 Triliun

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI proaktif menghadirkan solusi perbankan melalui BNI Agen46 di berbagai daerah Indonesia untuk melayani masyarakat yang belum dapat mengakses layanan BNI.
Hingga kuartal ketiga 2023, tercatat BNI memiliki agen laku pandai BNI Agen46 mencapai lebih dari 175.000 yang tersebar di lebih dari 6.000 kota dan 34.000 desa. Angka ini mengalami kenaikan 6,2%.
BNI Agen46 juga mampu mendorong penghimpunan DPK dan pendapatan fee transaksi. Tercatat, secara akumulasi, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berasal dari rekening operasional Agen mencapai Rp2,98 triliun hingga kuartal III 2023 dan fee based income (FBI) sebesar Rp59,22 miliar.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- PTPN I Perkuat Tata Kelola dan Ekspansi Pasar Demi Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Transaksi berbayar di BNI Agen46 terus meningkat seiring dengan peningkatan literasi, di mana kenaikan terjadi sebanyak 53 persen hingga kuartal III 2023.
Total transaksi di BNI Agen46 mencapai 58,9 juta yang didominasi penarikan uang tunai sebanyak 49 persen, pembayaran tagihan telepon 24 persen, lain-lain 18 persen, dan transfer antarbank 9 persen.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan perseroan bersyukur program BNI Agen46 dapat terus memberi dorongan positif bagi masyarakat sekaligus pelaku UMKM.
"Dengan BNI Agen46 akses layanan perbankan dapat dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Kami juga dapat terus mendorong fungsi BNI sebagai bank milik negara dalam menjangkau masyarakat di daerah sulit dijangkau layanan cabang," ujar Okki.
Okki memaparkan, BNI Agen46 merupakan mitra BNI baik perorangan atau badan hukum yang telah bekerja sama dengan BNI untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat berupa Layanan Laku Pandai, Layanan Keuangan Digital (LKD) dan Layanan e-Payment.
Kehadiran BNI Agen46 turut mempermudah pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya. Pasalnya, melalui BNI Agen46, pelaku UMKM dapat mengakses keuangan dengan mudah.
Dalam layanan laku pandai, masyarakat dapat membuka rekening tabungan BNI Pandai, melakukan setoran tunai, dan tarik tunai.
Di sisi lain, melalui Layanan Keuangan Digital (LKD), masyarakat dapat mendaftar uang elektronik, melakukan setoran tunai, dan menarik uang elektronik.
Sementara pada layanan e-Payment, masyarakat bisa melakukan transfer antar bank, pembelian pulsa dan token listrik, serta pembayaran berbagai tagihan seperti PDAM, multifinance, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, tiket kereta dan pesawat, dan berbagai pembayaran lainnya.
"BNI Agen46 juga memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari mekanisme besaran sharing profit yang sangat menarik hingga besaran fee atas transaksi yang bisa diterima secara real time oleh agen. Dari sisi kredit, perseroan juga memiliki agen yang aktif dalam pemberian referral," pungkasnya. (Reporter: Achmad Sholeh)

















