- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
Bazar Blitar Djadhoel Wujudkan Peningkatan Ekonomi Jawa Timur Kota Blitar Semakin Maju, Ini Pesan Walkot Santoso

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk merangsang gairah para pelaku UMKM di Kota Blitar kususnya dan Jawa Timur umumnya, Pemerintah Kota Blitar kembali menggelar Bazar Djadhoel bertempat di alun - alun Kota Blitar pada Jum'at (07/06/24).
Blitar Bazar Djadhoel mulai digelar rencana dari tanggal 7 hingga 11 Juni 2024 mendatang.
Acara pembukaan bazar djadhoel ini merupakan agenda tahunan dalam rangkaian agenda bulan Bung Karno, di buka oleh Walikota Blitar Drs.H Santoso M.Pd ditandai dengan pemukulan gendang produk unggulan Kota Blitar.
Baca Lainnya :
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
Kegiatan sore itu dihadiri oleh pejabat kementrian perdagangan, Bakorwil Malang, segenap Forkopimda, anggota DPRD Kota Blitar, dan seluruh jajaran pejabat Pemkot Blitar.
Selanjutnya prosesi pembukaan bazar djadhoel 2024 dilanjutkan dengan pengguntingan pita di gerbang masuk alun - alun Kota Blitar oleh pejabat Kementrian Perdagangan RI dan dilanjutkan peninjauan stand bazar dari 38 daerah Jawa Timur yang menyajikan varian produk unggulan dari ratusan pelaku UMKM se Jatim.
"Bazar Djadoel merupakan agenda rutin bulan Bung Karno untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM dengan nuansa tempo dulu kita dapat mengenang kembali masa lampau peradaban pasar tempo dulu dan mencerminkan sikap kepribadian Bung Karno,"ungkap Santoso Walikota Blitar.
Bazar Djadhoel ada dua hal yang penting diketahui yakni bertepatan dengan peringatan bulan Bung Karno, juga bertepatan dengan peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Provinsi Jawa Timur dan Hari Kesatuan Gerak PKK yang dipusatkan di Kota Blitar.
"Tentu ivent ini sangat meriah lagi, dan pada sore ini kita buka mulai tanggal tujuh sampai nanti berakhir tanggal sebelas, kita berharap kesempatan ini menjadi pusat bertemunya para pelaku UMKM se Jawa Timur, saling mendukung untuk memperkuat ekonomi Jawa Timur," ungkapnya.

Walikota Blitar juga meyampaikan, saat ini produk-produk UMKM dari 38 kabupaten kota se- Jawa Timur ikut berpartisipasi pada acara bazar Blitar djadoel ini. Santoso berharap semua UMKM di Jawa Timur khususnya Kota Blitar semakin berkembang dan lebih sukses dan maju.
Blitar Bazar Djadoel merupakan sarana untuk membangun kemitraan antar daerah se- Jawa Timur agar menjadi semakin solid dan menguatkan satu sama lain dalam hal pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Ini adalah bagian dari program Gubernur Jatim, bagaimana agar kita bersatu pada seluruh lapisan masyarakat mengambil salah satu apa yang diperjuangkan Bung Karno, kegotongroyongan yakni Manunggalnya masyarakat dengan pemerintah," tandasnya.
Sisi lain Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar, Hakim Sisworo, menambahkan untuk jumlah stand dome jadul sisi barat Aloon-Aloon ada 150 stand. Jumlah stand dome BBGRM sisi timur Aloon-Aloon 48 stand, jumlah stand wisata kuliner jadul 22 stand, UMKM dan PKL yang terlibat, PKL selatan tiang bendera ada 34, PKL selatan roder ada 45.
"Kegiatan bazar Bkitar Djadhoel terdiri atas zona dome jadul diikuti 22 dan UMKM zona wisata kuliner jadul juga 22 stand," pungkasnya. ** (adv/za/mp)
















