- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Aksi Getok Tarif Parkir di Lokasi Objek Wisata, Diserukan Agar Tidak Memasang Tarif Seenaknya

Keterangan Gambar : Ilustrasi.net
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai aksi pemungutan tarif tidak wajar alias getok tarif parkir di kawasan objek wisata Lembang, KBB, Jawa Barat (Jabar), selama masa libur Lebaran 2024. Pasalnya, warga kerap menyediakan kantong parkir untuk menampung kendaraan yang tidak bisa masuk ke objek wisata di Lembang karena parkiran penuh.
Dalam situasi inilah rawan terjadi getok tarif parkir. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, telah melakukan sejumlah upaya.
"Soal marak getok parkir di Lembang, saya sudah perintahkan camat dan kepala desa untuk berkoordinasi menyediakan kantong parkir," kata Arsan, Jumat (12/4/2024), dikutip dari TribunJabar.com. Karena menurutnya, aksi getok tarif parkir bermula dari sedikitnya lahan parkir yang tersedia sehingga memunculkan kantong parkir yang dikelola warga.
Baca Lainnya :
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
"Maka dari itu, selain pemerintah menyiapkan kantong parkir, petugas juga harus aktif, jangan cuma diam di posko," ujar Arsan. Dia menegaskan, tidak boleh ada lagi aksi getok parkir di Lembang agar para wisatawan yang datang dapat merasa aman dan nyaman menikmati masa libur Lebaran 2024.
"Jangan sampai wisatawan ke Lembang itu merasa tidak aman dan tidak nyaman. Jadi, (antisipasi) sudah kita persiapkan semuanya," ucap Arsan.
Warga boleh buka kantong parkir Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung Barat, Fauzan Azima menyampaikan bahwa warga tetap diizinkan membuka kantong parkir bagi para wisatawan dengan memanfaatkan halaman atau garasi rumahnya.
Akan tetapi, dia menyerukan agar warga tidak memasang tarif parkir tidak wajar. Kalau pun lebih mahal, lanjutnya, warga diminta memasang papan pemberitahuan tarif parkir di tempatnya.
"Jangan mentang-mentang warga lokal, kemudian bisa seenaknya memasang tarif parkir yang tidak sewajarnya," pungkasnya.
















