Breaking News
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Tim Evaluasi PAAR Provinsi Sumatera Utara Kunjungi Desa Ambalutu

Keterangan Gambar : Tim evaluasi PAAR penggerak PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara kunjungi Desa Ambalutu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan Tim Evaluasi Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan di Desa Ambalutu, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, pada Rabu (9/11/22).
Dalam kegiatan ini turut hadir Asisten II, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Asahan, OPD, Camat, Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Ambalutu beserta Ketua TP PKK Desa Ambalutu dan masyarakat.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Tim Evaluasi PAAR Provsu di Kabupaten Asahan. TP PKK dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan wawasan khususnya dalam membina dan mendidik anak dalam keluarga, guna mewujudkan generasi yang berkualitas.
“Keluarga adalah komponen utama dalam penyediaan SDM yang unggul dan kompetitif, karenanya pelaksanaan kegiatan PAAR sangat penting agar generasi penerus bangsa dapat diandalkan di masa yang akan datang. Tak hanya sekedar cerdas dan sehat, tetapi generasi yang mempunyai mental dan perilaku atau akhlak yang baik,” ujar Yusnila.
Mewakili Bupati Asahan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Muhili Lubis menyampaikan, bahwa tujuan dari pelaksanaan evaluasi PAAR bukanlah sekadar memenangkan suatu kompetisi semata, akan tetapi memenangkan hati para generasi dan anak-anak agar mereka punya tanggung jawab dan dapat menempatkan diri sebagai anak, sebagai warga, dan sebagai hamba yang baik dalam menjalankan aturan-aturan yang ada baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.
Selanjutnya, beliau mengucapkan terima kasih kepada OPD dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan yang telah membina dan memberi arahan kepada Kecamatan Buntu Pane dan Desa Ambalutu sebagai desa terbaik yang terpilih untuk mengikuti monitoring dan supervisi hingga sampai ke tahapan evaluasi pada hari ini.
Berbagai upaya telah dilakukan dalam melaksanakan kegiatan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di antaranya pembinaan mental seperti perlindungan perempuan dan anak, pembinaan kelompok PIK KDRT, pembinaan spiritual seperti penyuluhan, gerakan magrib mengaji, perwiritan masyarakat. Pembinaan kelompok organisasi remaja mengaji, pembinaan kesehatan masyarakat seperti posyandu anak, remaja dan lansia, serta penyuluhan terkait upaya peningkatan pendapatan keluarga.
“Besar harapan kita agar semua upaya yang telah dilakukan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan meskipun evaluasi telah berakhir. Tujuan utama kegiatan yang harus dicapai adalah generasi anak bangsa yang berkualitas, bermartabat dan religius, serta harapan pada evaluasi kali ini Kabupaten Asahan akan mendapatkan hasil terbaik pada tingkat Provinsi Sumatera,” ucap Muhili.
Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam sambutannya yang disampaikan oleh Tim Penilai Evaluasi PAAR Tingkat Provsu Ny. Siti Endah Mariah mengatakan, daerah yang lolos masuk nominasi hasil monitoring yang terlaksana dengan baik dan ketat yaitu 8 (delapan) besar posisi untuk kategori kabupaten dan 5 (lima) besar kategori kota. Penting untuk diperhatikan bahwa pada tahap evaluasi tahun ini hanya menentukan peringkat juara 1 sampai 3 dan harapan 1 sampai 3 untuk kabupaten, serta peringkat juara 1 sampai 3 untuk kota dari masing-masing jenis lomba.
“Untuk itu, dalam kesempatan ini saya mengimbau laksanakan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik. Namun, jangan jadikan kejuaraan sebagai akhir segalanya,” ujar Siti Endah.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi antara Tim Evaluasi PAAR Provsu dengan Kader PAAR Desa Ambalutu, serta peninjauan ke lokasi Posyandu dan Bengkel Remaja binaan PKK Desa Ambalutu. (DS)












.jpg)




