- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
Ponpes Makhzanul Adzkia Pandeglang Ajari Santri Menulis Berita

MEGAPOLITANPOS.COM Banten - Sebagai upaya mengembangkan potensi diri dan meningkatkan literasi media bagi generasi muda, Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia bekerjasama dengan PWI Banten mengadakan Pelatihan Jurnalistik bagi santri, bertempat di Aula Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia Pandeglang, Senin, 14/11/2024.
Dalam pelatihan ini, para santri dibekali pengetahuan dasar jurnalistik seperti menulis berita, reportase, wawancara dan lain-lain.
Pimpinan Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Banten Kyai Mohamad Hopip mengatakan pendidikan jurnalistik bagi santri ini sangat penting dilakukan, agar para santri sebagai calon juru dakwah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan etika dan aturan yang berlaku.
Baca Lainnya :
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
"Bagi santri pendidikan jurnalistik itu sangat penting karena berkaitan erat dengan tugasnya dalam melaksanakan dakwah dan amar ma'ruf nahi munkar". ujarnya.
menurutnya pada era digitalisasi saat ini, para santri diharapkan mampu memfilter berbagai informasi yang bersebaran di media sosial maupun media lainnya, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai fakta.
"Dalam berdakwah, apa yang disampaikan harus sesuai syariat, tidak hanya asal ngomong tapi harus berdasarkan fakta atau dalil yang soheh". tambahnya.
Sementara itu Ketua PWI PWI Banten Rian Nopandra berharap kegiatan pelatihan jurnalistik bagi santri dapat melahirkan calon-calon wartawan profesional yang menjunjung tinggi etika, bersikap kritis dan objektif dalam menyampaikan informasi.
"Saya berharap kegiatan pelatihan jurnalistik yang sudah menjadi kegiatan rutin PWI Banten dapat terus dikembangkan sehingga melahirkan wartawan-wartawan profesional pada masa yang akan datang". ujarnya.
Pendidikan jurnalistik menjadi bagian pendidikan ekstrakulikuler di Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia selain pencak silat, marawis, latihan pidato 3 bahasa, pramuka dan lain-lain. ** (Jhn)




.jpg)
.jpg)

.jpg)






