- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
- Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
Ponpes Makhzanul Adzkia Pandeglang Ajari Santri Menulis Berita

MEGAPOLITANPOS.COM Banten - Sebagai upaya mengembangkan potensi diri dan meningkatkan literasi media bagi generasi muda, Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia bekerjasama dengan PWI Banten mengadakan Pelatihan Jurnalistik bagi santri, bertempat di Aula Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia Pandeglang, Senin, 14/11/2024.
Dalam pelatihan ini, para santri dibekali pengetahuan dasar jurnalistik seperti menulis berita, reportase, wawancara dan lain-lain.
Pimpinan Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Banten Kyai Mohamad Hopip mengatakan pendidikan jurnalistik bagi santri ini sangat penting dilakukan, agar para santri sebagai calon juru dakwah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan etika dan aturan yang berlaku.
Baca Lainnya :
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
"Bagi santri pendidikan jurnalistik itu sangat penting karena berkaitan erat dengan tugasnya dalam melaksanakan dakwah dan amar ma'ruf nahi munkar". ujarnya.
menurutnya pada era digitalisasi saat ini, para santri diharapkan mampu memfilter berbagai informasi yang bersebaran di media sosial maupun media lainnya, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai fakta.
"Dalam berdakwah, apa yang disampaikan harus sesuai syariat, tidak hanya asal ngomong tapi harus berdasarkan fakta atau dalil yang soheh". tambahnya.
Sementara itu Ketua PWI PWI Banten Rian Nopandra berharap kegiatan pelatihan jurnalistik bagi santri dapat melahirkan calon-calon wartawan profesional yang menjunjung tinggi etika, bersikap kritis dan objektif dalam menyampaikan informasi.
"Saya berharap kegiatan pelatihan jurnalistik yang sudah menjadi kegiatan rutin PWI Banten dapat terus dikembangkan sehingga melahirkan wartawan-wartawan profesional pada masa yang akan datang". ujarnya.
Pendidikan jurnalistik menjadi bagian pendidikan ekstrakulikuler di Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia selain pencak silat, marawis, latihan pidato 3 bahasa, pramuka dan lain-lain. ** (Jhn)

















