- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
Menkop Resmikan Pelepasan Ekspor Kopi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ke Aljazair

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan pelepasan ekspor kopi ke negara Aljazair
MEGAPOLITANPOS.COM, Subang - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan pelepasan ekspor kopi ke negara Aljazair oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) di Kampung Leuwinutug, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (17/1).
Menkop mengapresiasi para petani kopi yang tergabung dalam Koperasi Gunung Luhur Berkah atas keberhasilannya menembus pasar global. Pada kesempatan ini Menkop melepas ekspor kopi Koperasi Gunung Luhur Berkah sebanyak 5 kontainer dengan volume 96 ton.
"Terima kasih kepada semua yang sudah secara langsung maupun tidak langsung menjadikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini bisa menjadi eksportir dan naik kelas mendunia. Yang bangga bukan hanya Subang tapi ini menjadi kebanggaan nasional," kata Menkop dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Sebagai bentuk dukungan, Menkop menginstruksikan kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mempercepat pencairan pinjaman modal kepada Koperasi Gunung Luhur Berkah dalam rangka memperluas kegiatan ekspor.
Turut hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Direktur Utama LPDB Krisdiyanto, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Perhutanan Catur Endah Prasetiani, Kepala Biro Humas, TU dan TI Darmono dan Ketua Koperasi Gunung Luhur Berkah Miftahudin Shaf.
Pada kesempatan tersebut, Menkop menekankan agar kegiatan koperasi ke depannya dapat kembali ke sektor produksi, sektor distribusi, sektor industri, dan sektor perkreditan. Menurut Menkop, kembalinya arah gerakan koperasi ke sektor-sektor tersebut tidak lain sebagai upaya meneruskan apa yang diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
"Apa yang kita laksanakan hari ini adalah kegiatan untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan para pendiri bangsa, cita-citanya Bung Karno, khususnya lagi cita-citanya Bung Hatta, dan cita-cita para pendiri dan tokoh-tokoh bangsa yang lain-lainnya. Dan kita melaksanakan konstitusi kita dengan sebaik-baiknya," terang Menkop.
"Presiden Prabowo ingin supaya negara hadir lagi untuk mengatur, supaya sistem praktik arah perekonomian kita kembali ke konstitusi kita. Ini pesan yang ingin saya sampaikan sebagai bentuk penerjemahan," ungkap Menkop.
Sementara itu Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf mengatakan, kegiatan koperasinya kini menjadi penggerak utama ekonomi Desa Cisalak, Kabupaten Subang. Menurutnya saat ini Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah memiliki anggota sebanyak 450 orang dengan lahan kelola seluas 1.589 ha serta melibatkan 1.200 tenaga kerja.
Miftahudin mengatakan, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah telah berhasil membukukan volume ekspor sebesar 964,2 ton ke enam negara dengan nilai transaksi mencapai lebih dari 4,6 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp77.657.200.000 dalam rentang tahun 2024 sampai 2025.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)













