- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Ketua Baznas Sumedang H Ayi Jelaskan Hasil Silatuhrahmi Kelembagaan dengan Baznas Jabar

Keterangan Gambar : Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas
MEGAPOLITANPOS.COM Sumedang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Hal itu diperkuat saat menggelar silaturahmi kelembagaan yang dilaksanakan belum lama ini dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan itu menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergisitas sekaligus membuka ruang dialog antarlembagaan.
Dikesempatan itu pun dibahas tentang peningkatkan kualitas tata kelola zakat dan saling bertukar pandangan juga pengalaman diantaranya pengelolaan zakat, infak dan sedekah.
Baca Lainnya :
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa silaturahmi tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membangun pengelolaan zakat yang lebih adaptif dan berdampak luas.
"BAZNAS Sumedang memandang penting kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebagai mitra strategis. Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat benar-benar berjalan sesuai prinsip amanah, profesional, dan tepat sasaran dengan tujuan agar manfaatnya semakin nyata dirasakan masyarakat," tegasnya. Kamis (08/01/2026).
Menurutnya, penguatan koordinasi antarlembaga zakat menjadi kunci agar program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari sektor sosial, ekonomi, pendidikan hingga kesehatan.
"Zakat ini tidak hanya dimaknai sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan. Karena itu, kami terus belajar dan berbenah agar program-program BAZNAS Sumedang semakin terukur dan berkelanjutan," tambahnya.
Ia berharap, sinergi dengan BAZNAS Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, sekaligus menyelaraskan kebijakan dan inovasi program zakat di tingkat daerah dengan arah pembangunan zakat di tingkat provinsi.
"Dengan terjalinnya komunikasi dan kolaborasi yang erat, BAZNAS Sumedang optimistis dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Sumedang," tutupnya. ** (agit)




.jpg)










