- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Kemendag Gandeng KBRI Paris dan Tokopedia Hadirkan Enam Jenama Indonesia pada Ladresse Trade Showroom PFW 2023

Megapolitanpos.com, Jakarta- Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan Tokopedia akan menghadirkan enam jenama modest fashion dan aksesori Indonesia untuk mengikuti L’adresse Trade Showroom pada Paris Fashion Week (PFW) 2023 pada 3—6 Maret mendatang di Paris, Prancis.
Adapun enam jenama tersebut, yaitu IKYK, Artkea, KEA, Aidan and Ice, BLP Beauty, dan Jewel Rocks.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, Pemerintah akan lebih banyak memfasilitasi pelaku usaha agar dapat mengembangkan usahanya dan menangkap peluang di pasar ekspor.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
- Pemerintah Tegaskan Keberpihakan kepada UMKM Lewat PP 20 Tahun 2026
Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat melakukan audiensi dengan perwakilan enam jenama tersebut pada Kamis (23/2/2023).
"Para desainer dari enam jenama yang akan menghadiri L’adresse Trade Showroom pada PFW 2023 diharapkan dapat memperkaya pengetahuan mengenai tren permintaan di pasar global. Hal ini tentunya akan mempermudah pelaku usaha untuk masuk ke pasar ekspor," kata Mendag Zulkifli Hasan .
Perwakilan dari jenama Artkea, Arvi Sardadi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang sudah memfasilitasi keenam jenama untuk mengikuti pameran dimaksud.
"Keikutsertaan kami di ajang pameran ini diharapkan dapat menunjukkan kepada buyer di pasar global bahwa Indonesia memiliki kualitas serta desain produk yang unggul dan tidak kalah dengan jenama yang ada di luar negeri," ujar Arvi.
Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar dalam pernyataan tertulisnya mengatakan, enetrasi pasar ke Prancis tentunya harus dilakukan dengan menyesuaikan ke selera pasar Prancis sebagai pusat mode dunia sehingga semakin banyak produk Indonesia, khususnya produk fesyen atau busana Indonesia yang masuk ke pasar Prancis dan menembus pasar internasional melalui L’adresse Trade Showroom pada PFW 2023.
“KBRI Paris berkomitmen penuh untuk terus mendukung karya kreatif Indonesia masuk ke pasar Prancis, khususnya lewat platform resmi L’adresse Trade Showroom pada Paris Fashion Week(PFW) 2023. Upaya ini dimulai awal tahun 2022, dan akan terus berlanjut sampai tahun-tahun kedepannya,” ujarnya.
Kegiatan pameran di PFW merupakan tindak lanjut kegiatan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) yang digagas Kemendag. Tujuannya untuk mempromosikan keunggulan modest fashion Indonesia dan industri turunannya ke pasar ekspor. Di tahun 2023, JMFW fokus kepada promosi produk modest fashion dan turunannya di tiga ajang fesyen internasional yakni New York Fashion Week,L’adresse Trade Showroom pada Paris Fashion Week, dan London Fashion Week.
Selain L’adresse Trade Showroom pada PFW, sebelumnya Kemendag bersama tujuh jenama modest fashion Indonesia sukses menggelar peragaan busana Indonesia Now di New York Fashion Week.
Ajang ini diselenggarakan pada Senin (13/2) di New York, Amerika Serikat. Ketujuh jenama tersebut, yaitu Buttonscarves, KAMI., AM by Anggiasari, Ayu Dyah Andari X BT Batik Trusmi, Zeta Privé, Lenny Hartono, dan Nada Puspita.
Diketahui di tahun 2022, JMFW sukses mengadakan pagelaran busana dan pameran yang menampilkan 144 desainer dan lebih dari 1000 koleksi produk fesyen dan aksesori Indonesia. Pada ajang tersebut tercatat transaksi dagang dan komitmen bisnis antara buyer dan pelaku usaha.(ASl/Red/MP).
















