- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Jakarta Kerendam, PJ GUBERNUR Heru Lebih Baik Mundur.
Terbukti, banjir yang saat ini melanda DKI Jakarta tidak dapat diatasi oleh Pj Gubernur

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Aktivis 98 dan Penggiat Sosial Kemanusiaan
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Banjir yang melanda DKI Jakarta seakan alam menjawab kesombongan Pj Gubernur DKI, Heru Budi dengan bangganya melanjutkan normalisasi Ciliwung yang seakan-akan hasil kerja gubernur sebelum yaitu Anies Baswedan dalam mengatasi banjir salah dan gagal.
Terbukti, banjir yang saat ini melanda DKI Jakarta tidak dapat diatasi oleh Pj Gubernur. Wilayah banjir yang meluas, dan periode surut yang lama membuat warga DKI menderita.
"Setahun jelang habis masa jabatan Anies Baswedan, banjir di DKI waktu surutnya tidak melebihi 10 jam. Artinya mitigasi banjirnya top markotop." ujar Agung Nugroho, Kabid Litbang Gerakan Aktivis Jakarta (GAJ).
Agung Nugroho, yang juga aktivis 98 ini menambahkan, bahwa di bawah kepemimpinan Heru Budi, banjir sudah masuk hari ke 3, malah makin meluas.
"48 RT terendam, ribuan warga mengungsi di tenda pengungsian. Ini bukti jika Pj Gubernur Heru tidak cakap bekerja dan tidak memahami masalah banjir di DKI" tambah Agung.
Harapan warga DKI mendapatkan pemimpin yang sekelas Anies Baswedan pupus dengan ketidakmampuan Pj Gubernur Heru mengatasi banjir di DKI.
"omong kosonglah, jika dibilang kerja 5 bulan setara kerja Anies Baswedan 5 Tahun. Terbukti mengatasi banjir saja tidak mampu. Lebih baik mundur saja" tegas Agung.
















