- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Industri Laundry Jadi Andalan Baru UMKM, Kementerian UMKM Siap Perkuat Daya Saing Nasional

Keterangan Gambar : Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Industri jasa laundry kian menunjukkan peran strategisnya dalam menopang perekonomian nasional. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan dukungan penuh bagi sektor ini agar mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi bagian penting dalam ekosistem UMKM modern.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menuturkan bahwa industri laundry saat ini bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan sektor jasa yang potensial dan berkontribusi signifikan bagi ekonomi rakyat.
“ASLI (Asosiasi Laundry Indonesia) kini memiliki 21 DPD aktif dengan lebih dari 1.800 anggota resmi. Industri laundry telah menyerap sekitar 34 ribu tenaga kerja, baik formal maupun informal,” ujar Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
- Pemerintah Tegaskan Keberpihakan kepada UMKM Lewat PP 20 Tahun 2026
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
Temmy menambahkan, pertumbuhan sektor ini terus meningkat, terlihat dari kenaikan jumlah anggota yang mencapai rata-rata 20 persen setiap tahun. Hal ini mencerminkan daya tarik dan prospek cerah usaha laundry sebagai sektor jasa modern yang semakin diminati.
Meski demikian, Temmy mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku usaha, mulai dari standardisasi layanan dan kompetensi, pengelolaan limbah ramah lingkungan, hingga akses pembiayaan dan digitalisasi.
Untuk itu, Kementerian UMKM berkomitmen mendukung penuh pengusaha laundry melalui berbagai program, di antaranya:
Akses pembiayaan KUR tanpa agunan bagi pelaku usaha laundry,
Unit Pengolahan Limbah Bersama untuk menciptakan usaha ramah lingkungan,
serta digitalisasi layanan laundry yang terintegrasi ke dalam ekosistem digital UMKM nasional.
“Melalui inisiatif seperti Sekolah Bisnis Laundry (SBL), kami melihat semangat besar untuk menjadikan laundry lebih profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global,” tegas Temmy.
Ia menekankan, pemerintah akan terus menghadirkan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan bagi UMKM, termasuk sektor laundry, sejalan dengan semangat UU Cipta Kerja dan regulasi terkait UMKM lainnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















