- Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Agung Sinergikan Layanan Kesehatan Inklusif.
- NGEMAS di Desa Pangkat, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Penggiat Seni dan Budaya.
- Camat Jatitujuh Pastikan Jalan Babajurang Dikerjakan Berkualitas
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Polda Kaltim, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Strategis.
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Kodam VI/Mulawarman, Perkuat Sinergi Pertahanan Wilayah.
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Kodam VI/Mulawarman, Perkuat Sinergi Pertahanan Wilayah
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Polda Kaltim, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Strategis
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
Industri Laundry Jadi Andalan Baru UMKM, Kementerian UMKM Siap Perkuat Daya Saing Nasional

Keterangan Gambar : Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Industri jasa laundry kian menunjukkan peran strategisnya dalam menopang perekonomian nasional. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan dukungan penuh bagi sektor ini agar mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi bagian penting dalam ekosistem UMKM modern.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menuturkan bahwa industri laundry saat ini bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan sektor jasa yang potensial dan berkontribusi signifikan bagi ekonomi rakyat.
“ASLI (Asosiasi Laundry Indonesia) kini memiliki 21 DPD aktif dengan lebih dari 1.800 anggota resmi. Industri laundry telah menyerap sekitar 34 ribu tenaga kerja, baik formal maupun informal,” ujar Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
Baca Lainnya :
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
Temmy menambahkan, pertumbuhan sektor ini terus meningkat, terlihat dari kenaikan jumlah anggota yang mencapai rata-rata 20 persen setiap tahun. Hal ini mencerminkan daya tarik dan prospek cerah usaha laundry sebagai sektor jasa modern yang semakin diminati.
Meski demikian, Temmy mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku usaha, mulai dari standardisasi layanan dan kompetensi, pengelolaan limbah ramah lingkungan, hingga akses pembiayaan dan digitalisasi.
Untuk itu, Kementerian UMKM berkomitmen mendukung penuh pengusaha laundry melalui berbagai program, di antaranya:
Akses pembiayaan KUR tanpa agunan bagi pelaku usaha laundry,
Unit Pengolahan Limbah Bersama untuk menciptakan usaha ramah lingkungan,
serta digitalisasi layanan laundry yang terintegrasi ke dalam ekosistem digital UMKM nasional.
“Melalui inisiatif seperti Sekolah Bisnis Laundry (SBL), kami melihat semangat besar untuk menjadikan laundry lebih profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global,” tegas Temmy.
Ia menekankan, pemerintah akan terus menghadirkan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan bagi UMKM, termasuk sektor laundry, sejalan dengan semangat UU Cipta Kerja dan regulasi terkait UMKM lainnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).










.jpg)





