- Safari Jumat di Montallat, Shalahuddin Tinjau Infrastruktur dan Salurkan Bantuan Pendidikan
- Pastikan Wilayah Aman, Babinsa Dan Komduk Aktif Laksanakan Patroli Malam.
- PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan.
- Pastikan Infrastruktur Berkualitas, Bupati Shalahuddin Turun Langsung Tinjau Jalan Panglima Batur
- Program Asri DPC Gerindra Kabupaten Blitar Gelar Bersih Pantai Tambakrejo.
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Pastikan Pengeboran Sarana Air Bersih Berfungsi dengan Baik.
- Proses Pembangunan Program RTLH dalam TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa.
- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
Hudaya: Angka Inflasi Provinsi Banten Pada Tahun 2022 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Keterangan Gambar : Pengamat dan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah, Dr.H.Hudaya Latuconsina memberi warning dan catatan kritis kepada Pemerintah Prov. Banten
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang,- Pengamat dan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah, Dr.H.Hudaya Latuconsina memberi warning dan catatan kritis kepada Pemerintah Provinsi Banten, atas tingginya Angka Inflasi Tahun Ke Tahun Menurut Bulan pada Tahun 2022 yang mencapai 5,86.
Menurut Hudaya Berdasarkan data dari BPS Propinsi Banten bahwa angka Inflasi tertinggi Tahun ke Tahun Menurut Bulan, Pada Tahun 2017 sebesar 4,60, lalu turun pada Tahun 2018 menjadi 3,80, kemudian turun lagi Tahun 2019 menjadi 3,77, dan turun lagi Tahun 2020 menjadi 3,03 sebelum akhirnya semakin turun pada Tahun 2021 menjadi 1,91.
"Justru tahun 2022 Angka Inflasi tertinggi Tahun ke Tahun menurut bulan malah naik drastis menjadi 5,86, dan angka ini menjadi tertinggi sepanjang sejarah sejak tahun 2017," Papar mantan Kepala Bappeda Provinsi Banten tersebut.
Baca Lainnya :
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
Hudaya menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten jangan terlena dengan rendahnya angka Inflasi di Kota Tangerang yang kemudian menjadi terendah Se-Indonesia.
"Provinsi Banten ini bukan hanya Kota Tangerang, jadi perlu diperhatikan tindakan terukur melalui kebijakan taktis upaya menekan angka Inflasi," Terangnya.
Pria yang kini menjabat ketua LP3M UNIS Tangerang tersebut meminta Pj.Gubernur Banten fokus melakukan upaya dan langkah taktis dan sistematis melalui program dan kegiatan yang terukur.
"Seperti melakukan monitoring harga dan stok kebutuhan tersedia, rapat teknis TPID, menjaga pasokan bahan pokok dan barang, pencanangan gerakan menanam, Operasi pasar murah, sidak ke pasar dan distributor, Kordinasi dengan penghasil komoditi, merealisasikan BTT, serta memberikan bantuan Transportasi dari APBD," Jelasnya.
Hudaya mengingatkan kembali agar Pj.Gubernur fokus pada amanat Presiden dan arahan dari Mendagri untuk dapat mengambil kebijakan terukur dalam menekan Inflasi dan Angka Kemiskinan ekstrim.
"Sudahi kegaduhan kebijakan yang menghambat proses pelaksanaan pembangunan, dengan di Plt. kan nya seluruh pejabat, mereka jadi takut eksekusi, pilihannya mereka cuma dua, berhadapan dengan APIP atau APH, dampaknya pembangunan stagnan dan rakyat Banten juga yang dirugikan," Pungkasnya.
Untuk diketahui Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada saat Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Daerah, mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk melakukan kebijakan terukur dalam upaya menekan angka Inflasi.
"Saya ingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk dapat menjalankan amanah Bapak Presiden Jokowi pada Rakernas Kepala Daerah dan Forkopimda 17 Januari lalu, khusunya kepala daerah dapat menekan Inflasi dan penanganan angka kemiskinan ekstrim menjadi nol pada tahun 2024 nanti," Jelas Tito saat Rapat Teknis Inflasi Daerah.

.jpg)

.jpg)





.jpg)






