- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
Bupati Asahan Launching Aplikasi Sikas dan Tutup Virtual Asahan Job Fair 2022

Keterangan Gambar : Launching Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan (Sikas) dan Penutupan Virtual Asahan Job Fair 2022, Jum'at (11/11/2022).
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Di halaman Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Bupati Asahan H. Surya, B.Sc meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan (Sikas) dan menutup virtual Asahan Job Fair 2022 yang dilaksanakan sejak tanggal 3-10 November 2022, Jum'at (11/11/2022).
Virtual Asahan Job Fair 2022 ini diikuti 37 perusahaan dengan 97 jabatan, 356 pelamar serta 2.278 lamaran. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Dra. Meilina Siregar, M.Si saat menyampaikan laporannya di hadapan Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BP3MI Sumatera Utara, OPD, Pimpinan Perusahaan, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota di Sumatera Utara dan tamu undangan lainnya.
Meilina juga melaporkan tujuan dari virtual Asahan Job Fair 2022 ini untuk mempertemukan perusahaan pencari tenaga kerja dengan pencari kerja sehingga terjadi transaksi lowongan pekerjaan, menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Asahan dan pemulihan ekonomi akibat krisis Covid-19, membangkitkan perekonomian di Kabupaten Asahan serta mengurangi biaya operasional para pencari kerja untuk melamar pekerjaan di berbagai perusahaan.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
“Kita menyadari bahwa dunia ketenagakerjaan di hadapkan pada masalah pengangguran, kesempatan kerja, etos kerja, PHK, sumber daya yang tersertifikasi dan masalah lainnya yang tak pernah habis-habisnya dihadapi pencari kerja dan penerima kerja, sehingga Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan merasa perlu mempunyai aplikasi untuk efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Pelayanan dan informasi ketenagakerjaan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga perlu adanya layanan secara online yang dapat melayani pencari kerja dan terintegrasi melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan (Sikas) sebagai konkret digitalisasi birokrasi,” ujar Meilina.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, aplikasi Sikas ini adalah aplikasi spesial yang berbeda dengan aplikasi lainnya di Kabupaten Asahan karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan data Kementerian RI secara otomatis dan sistematis, sehingga data kita sinkron dengan data Kementerian Untuk di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Asahan yang pertama menggunakan aplikasi ini, dan untuk di Indonesia baru 7 Kabupaten/Kota yang menggunakan aplikasi ini.
Sementara Bupati Asahan pada pidatonya mengatakan, Job Fair ini sangat membantu masyarakat pencari kerja dan tentunya mengurangi biaya karena semua proses dilakukan melalui aplikasi.
“Kita patut bersyukur Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan telah memiliki sistem informasi berbasis online yang dipergunakan untuk menyikapi tuntutan perubahan dunia yang mengarah pada digitalisasi, sebagai salah satu bentuk pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan dan akuntabel dalam hal membuat lowongan kerja bagi perusahaan melamar pekerjaan bagi pencari kerja,” ucap Bupati.
Bupati juga mengatakan, aplikasi ini merupakan sistem yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses layanan pemberi dan pencari kerja dalam bentuk jaringan publik, pelaporan dan prosedur administrasi untuk mendukung kinerja dan memperoleh informasi secara tepat, cepat dan akurat dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan informasi lapangan kerja kepada yang membutuhkan.
Di kesempatan ini juga, Bupati Asahan meluncurkan aplikasi Sikas dengan melakukan scan barcode yang telah disediakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, diikuti oleh Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Dilanjutkan dengan meninjau ruangan yang menjadi tempat pelayanan Sikas dan melihat produk UMKM binaan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan. (DS)

















