Diduga Limbah PT Greenfield Blitar Masih Cemari Sungai, Ormas GANNAS Ancam Lakukan Portal - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Diduga Limbah PT Greenfield Blitar Masih Cemari Sungai, Ormas GANNAS Ancam Lakukan Portal

Hukum
diduga limbah pt greenfield blitar masih cemari sungai ormas gannas ancam lakukan portal
Dugaan pencemaran limbah oleh PT Greenfiled

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Diduga Limbah PT Greenfield Blitar masih cemari sungai, Ormas GANNAS Ancam Lakukan Portal.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Blitar memuluskan pendirian peternakan sapi perah PT Greenfield Indonesia menyengsarakan masyarakat desa Ngadirenggo dan sekitar lokasi peternakan, dan upaya penegakan aturan oleh aparat penegak perda terkesan mandul, hal ini juga termasuk longgarnya Tim Gugus Percepatan Pembangunan Terpadu Kabupaten Blitar yang dinina bobokan dengan janji nilai investasi.

Meski sudah menuai kritikan akibat pencemaran lingkungan nampaknya belum membawa perubahan, beberapa anak sungai sekitar lokasi masih saja terjadi sampai saat ini, Rabu (15/07/20).

Salah satu pemerhati lingkungan hidup yang terus getol menyikapi hal ini adalah Ormas Gerakan Anak Nasionalis (GANNAS) Kabupaten Blitar.

Pada hari Rabu (15/07/2020), meminta Muspika Kecamatan Wlingi mengadakan pertemuan dengan PT Greenfield, dalam pertemuan itu GANNAS memberi ultimatum sejak disepakati dalam forum, mulai tanggal 16/07/20 sanggup tidak menggelontorkan kotoran sapi ke sungai, sesuai nota kesepakatan yang dituangkan di lembar berita acara yang disaksikan oleh Muspika setempat.

"PT Greenfield Indonesia harus menghentikan pembuangan limbah ke sungai maksimal 2 Minggu sejak penandatanganan Berita Acara," ata Joko.

Joko Wiyono orang yang mengibarkan ormas GANNAS lebih lanjut kepada media ini menginformasikan adanya pencemaran yang terjadi pada salah satu anak sungai itu menandakan kurang bagus nya kinerja Tim Pembangunan Kabupaten Blitar.

"Kami sangat tersinggung karena sikap yang mengabaikan, peringatan-peringatan yang sudah disampaikan melalaui komisi III pada bulan Februari kemarin, nyatanya ya tetap saja limbah peternakan PT Greenfield Indonesia dibuang ke sungai," ungkap Joko Wiyono.

Dikatakan lebih lanjut, jika hal ini masih saja investor bandel maka GANNAS akan minta Dinas terkait mengembalikan klas jalan yakni jalan klas II A,sesuai Perda Kabupaten Blitar.

"Kami tidak akan kompromi lagi akan menutup jalan masuk, dan minta agar Pemkab Blitar mengembalikan fungsi klas jalan sesuai Perda no.04 bab 4 dan 9 tahun 2008 yang sudah direvisi tahun 2020," tegasnya.

Selama ini PT Greenfield melanggar tidak hanya lingkungan hidup, namun juga melanggar kapasitas jalan yang hanya jalan klas II A.

Joko Wiyono juga minta agar Bupati mempelajari terlebih dahulu progres investor sebelum memberikan ijin masuk di Kabupaten Blitar.

"Kami sangat senang dan mendukung masuk nya investor yang sangat diharapkan menambah PAD dan menyerap banyak tenaga kerja, kalau hanya bikin masalah saja ya buat apa menerima Investor baru." Pungkasnya.(za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top