RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Beli PCR Alat Deteksi Virus Covid -19 - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Beli PCR Alat Deteksi Virus Covid -19

Kesehatan
rsud ngudi waluyo wlingi beli pcr alat deteksi virus covid -19
Pengecekan alat PCR di RS.Ngudi Waluyo Wlingi

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Wabah pandemi disease corona virus covid 19 terus diupayakan penangananya, termasuk deteksi dini bagi para pasien covid 19, selama ini para pasien untuk diketahui hasil positif dan tidak nya terpapar virus corona harus menunggu hasil swab berhari hari.

Hal ini dikarenakan rumah sakit rujukan seperti RS Umum Ngudi Waluyo Wlingi harus mengrim ke rumah sakit rujukan di Surabaya.

Tetapi sekarang ini RS Ngudi Waluyo Wlingi telah membeli alat PCR dengan Spek mesin sudah sesuai dengan standart PCR yang berfungsi untuk mendekteksi material gen virus corona virus (covid - 19).

Dirut RS Ngudi Waluyo dr Endah Woro Utami melalui Kasie SDM dan alat medis dr Tri Wahyuning R dengan alat PCR ini diagnosa pasien akan dapat diketahui dengan cepat terhadap orang yang terpapar, baktei virus, dengan alat ini pasien akan terdeteksi dengan cepat setelah dilakukan pemeriksaan dengan cara uji PCR di test swab. Dan pengoperasian alat ini segera dilegalisasi Dinkes Pemprov Jatim, agar pasien positif di Kabupaten Blitar lebih cepat tertangani, alat itu dibeli dari pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Ngudi Waluyo sendiri. Satu unit alat PCR seharga Rp 1,3 miliar diharapkan bisa mempercepat penanganan pasien yang terpapar corona.

"Kami belanja alat PCR ini dari pendapatan BLUD senilai Rp1,3 miliar. Kami menilai penting kita punya alat seperti ini. Karena kalau harus selalu mengirim ke Surabaya, terlalu lama untuk penanganan pasien corona," ujarnya Jumat (10/10/2020).

Lebih lanjut dr Nining panggilan akrab Kasie SDM dan Alat Medis ini juga mengaku bangga karena dengan alat tersebut pelayanan penanganan pasien corona kususnya masyarakat Blitar tidak lagi dirawat dan menunggu hasil swab di luar kota.

Pihaknya juga menyampaikan dibandingkan dengan efektivitas dan efisiensi waktu dan anggaran penanganan pasien, memiliki mesin sendiri sangat menguntungkan.

"Rinciannya, untuk biaya mengirim satu reagen tes swab ke Surabaya membutuhkan dana sekitar Rp 1,8 juta, dengan punya alat sendiri, kami bisa memangkas biaya pemeriksaan satu reagen sampai Rp 1,1 juta," ungkapnya.

Selain itu, dari segi waktu, kalau reagen dibawa ke Surabaya, butuh waktu sekitar dua pekan untuk mendapatkan hasilnya. Dengan punya alat sendiri, material genetik virus corona bisa diketahui hanya 45 menit hingga satu jam saja.

Di sini ia punya satu dokter ahli mikrobiologi. Dengan satu unit mesin PCR dengan kapasitas pemeriksaan bisa mencapai 48 reagen per hari. Sudah berapa uang itu yang bisa di hemat.

Dengan alat PCR ini pemeriksaan bisa dilakukan di rumah sakit Ngudi Waluyo Wlingi sekarang ini, karena kalau dilakukan di luar daerah memakan waktu yang cukup lama, penting nya PCR seperti kita ketahui bersama bahwa kasus corona virus covid 19 di Indonesia dan Kabupaten Blitar kususnya terus bertambah,dan untuk mendeteksi penyebaran virus corona ini perlu dilakukan uji PCR, sehingga pasien dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Alat PCR atau polymerase chain reaction yang didatangkan oleh pihak rumah sakit Ngudi Waluyo Wlingi sangat bermanfaat sekali, ini suatu alat pemeriksan laboratoirum untuk mendeteksi material genetic dari sel bakteri atau virus, dimana PCR digunakan untuk mendiagnosa bakteri virus corona ( covid 19 ).

Lebih lanjut disampaikan oleh Kasie SDM Bidang Alat Medi RS Ngu Waluyo Wlingi bagaimana prosedur pemeriksaan pasien, yaitu dengaan cara pengambilan sampel lendir atau cairan atau Nasofaring pada bagian hidung dan tenggorokan dan juga bangian antara mulut dan tenggorokan yang diduga terinfeksi virus corona.

Pengambilan sample ini dilakukan dengan metode swab yang waktu nya memakan waktu berkisar 15 detik,dan selanjut nya dari hasil sample ini akan dilakukan penelitian di laboratorium serta tes SDM analis dengan dokter ahli biologi dengan alat PCR kita,” ungkapnya.

Dengan adanya alat PCR atau polymerase chain reaction adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus.

Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona.

Material genetik yang ada di dalam setiap sel, termasuk di dalam bakteri atau virus, bisa berupa DNA (deoxyribonucleic acid) atau RNA (ribonucleic acid). Kedua jenis materi genetik ini dibedakan dari jumlah rantai yang ada di dalamnya.

"Kita berharap dengan adanya alat PCR ini kita akan bisa lebih memper pendek waktu tunggi tuntuk memastikian seseoran ini pasti reaktif atau tidak, sehingga pasien PDP akan lebih cepat,serta penangnan pasien pasien di Rs. Ngudi Waluyo Wlingi akan lebih cepat dan pasti," Pungkasnya.(za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top