Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Menduga Ada Konspirasi Antara Investor Dengan Oknum Eksekutif - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Menduga Ada Konspirasi Antara Investor Dengan Oknum Eksekutif

Politik
wakil ketua dprd kabupaten blitar menduga ada konspirasi antara investor dengan oknum eksekutif
Sidak di PT Green Field

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar menduga ada konspirasi Antara Investor dengan oknum Eksekutif.

Hal tersebut disampaikan oleh Munib Wakil Ketua DPRD kepada para awak media usai rapat paripurna DPRD dengan mengangkat materi Laporan Pertanggung Jawaban Bupati Blitar 2019, pada Selasa (07/07/20 ).

Munib mengatakan persoalan dua investor besar yang masuk di Kabupaten Blitar selama ini belum memberikan kontribusi yang jelas kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, baik itu investor yang berskala Internasional yang terletak di desa Ngadirenggo yakni PT Green Field Indonesia, dan juga investor Pabrik gula Rejoso Manis Indonesia yang terletak di desa Rejoso Kecamatan Binangun.

Dua Investor yang ada di Kabupaten Blitar seperti pendirian pabrik gula Rejoso Manis Indonesia, harapan nya dapat menambah pasokan kebutuhan gula Nasional, maupun Investor peternakan sapi perah Pt.Greenfield Indonesia yang juga di harap menambah pasokan kebutuhan susu Nasional ternyata dari segi ekonomi belum memberikan kontribusi yang jelas,dan banyak menimbulkan persoalan dilapangan Jumat (10/07/20).

"Semestinya Pemerintah Kabupaten Blitar atau Bupati Rijanto banyak mengevaluasi dua investor ini terhadap perijinan dan Analisa Dampak Lingungannya, dan Pemerintah Kabupaten Blitar tidak terburu-buru mengijinkan pengoprasiannya,” ungkap Munib.



Munib yang juga dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menyorot masalah kinerja Eksekutif yang dianggap terlalu tergesa-gesa mengambil keputusan, investasi yang dianggap kurang mempertimbangkan study kelayakan dan begitu saja di ijinkan masuk di Kabupaten Blitar, ahirnya banyak merugikan terhadap lingkungan karena Amdal yang tidak memadai limbah bocor dan meluber ke sungai.

"Ini yang perlu di evaluasi oleh Pemerintah Daerah ketika ada investor masuk, bagaimana masalah penanganan Amdalnya, CSR-nya dengan Pemkab, selama ini yang muncul hanjya dampak negatif nya saja,kami tidak tahu ya kalau ada sesuatu yang masuk ke oknum pribadi," Kata Munib .

Lebih lanjut Muijib juga menyampaikan, walau sudah ada sorotan dari sejumlah elemen masyarakat baik itu dari Ormas Gerakan Anak Nasionalis (GANAS) maupun dari lembaga pengamat lingkungan GMNI yang difasilitasi oleh Komisi III saat itu, namun prakteknya investor juga tidak bergeming karena Bupati tidak segera mengambil kebijakan memenuhi tuntutan mereka untuk menutup ijin usaha seperti yang dilakukan oleh PT Greenfield Indonesia .

"Rasa ketakutan warga sekitar lokasi Peternakan Pt.Greendfield akibat pencemaran sungai ini telah membuat rasa ketakuan warga sekitar yang akan memandikan ternak sapi nya, karena limbah dari hasil pembuangan kotoran ternak sapi sempat membuat air sugai sangat keruh," Jelasnya.

Masalah penatan system amdal selama ini masih dinilai sangat kurang memadai, seperti di tulis media ini kusus untuk peternakan sapi perah Pt.Greenfield Indonesia berkapasitas 10 ribu ekor sapi, dengan system pembuangan limbah yang sangat minim sehingga berakibat melubernya limbah kotoran ke sungai,karena system gali tutup atau pembuatan legun sangat rawan saat musim penghujan.

Lanjut Munib untuk persoalan pabrik Gulan Rejoso Manis di desa Rejoso Kecamatan Binangun, lagi-lagi persoalan limbah industri juga sempat menuai protes warga karena mengalir ke sungai dan banyak ikan yang mati.

"Jika memang itu hanya menimbulkan masalah, dan tegoran atau perigatan tidak di indahkan konsekwensi nya Pemerintah Kabupaten Blitar ya harus menutup operasional ke dua investor ini,” Imbuhnya.(za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top