Kluster Baru, Ada Penambahan 5 reaktif 1 Meninggal Warga Gandusari Kabupaten Blitar - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kluster Baru, Ada Penambahan 5 reaktif 1 Meninggal Warga Gandusari Kabupaten Blitar

Berita Daerah
kluster baru ada penambahan 5 reaktif 1 meninggal warga gandusari kabupaten blitar
Data Covid 19 Kabupaten Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Kluster baru di Kecamatan Gandusari ini diawali dari seorang wanita berusia 65 tahun yang di nyatakan positif.

Krisna Yekti Selaku juru bicara gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar mengungkap klaster baru penularan virus corona atau Covid-19. Penularan itu, bermula dari seorang ibu berusia 65 tahun asal Kecamatan Gandusari yang baru saja pulang dari Surabaya.

Seorang ibu telah meninggal dunia pada 24 Juni 2020 lalu virus corona di tubuhnya menulari empat orang yang pernah kontak erat dengannya, yakni ketiga anaknya dan seorang dokter yang merawatnya di sebuah klinik di Kecamatan Wlingi.

"Dari Klaster Surabaya ini semua ada 5 orang, dengan perincian 1 orang yang sudah meninggal itu, kemudian menulari dokter yang terkonfirmasi positif pada 29 Juni 2020 dan sekarang menulari ketiga anaknya yang data positifnya terkonfirmasi 4 Juli 2020 ," kata Krisna
Krisna Yekti juga menjelaskan 3 orang ini masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sekarang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Blitar (5/7/2020).

Lanjut Krisna Yekti menjelaskan, para pasien ini kronologis penularan nya pasien pertama wanita berusia 65 tahun yang sebelumnya berdomisili di Surabaya itu pulang ke Gandusari Blitar karena sakit. Dia dibawa pulang untuk dirawat anak-anaknya.

Kemudian, pasien dirawat di salah satu klinik di Babadan, Wlingi. Karena tak kunjung membaik dan mengalami penurunan kesadaran, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

"Pasien meminggal ini punya riwayat demam, sesak napas dan kesadaran menurun. Saat dirawat di RSUD Ngudi Waluyo pasien menjalani swab test.
Kemudian setelah itu pasien meninggal pada 24 Juni 2020 malam dan pada 25 Juni 2020 hasil swab test baru keluar menunjukkan positif Covid-19," ungkap Krisna.

Ketika pasien dirawat di sebuah klinik di Babadan, Wlingi ternyata dokter yang merawatnya sempat kontak erat. Lalu, dokter berusia 51 tahun itu mengalami gejala demam dan kemudian melakukan swab di Malang dan dinyatakan positif pada 29 Juni 2020 lalu.

"Yang dokter swab mandiri di Malang. Saat ini dirawat di salah satu RS di Malang," imbuhnya.

Saat ini, total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Blitar berjumlah 36 orang teasuk Kepala desa Selopuro,kondisi hingga sekarang masing masing 20 orang sembuh, 10 dirawat, dan 6 meninggal dunia.(za)

IMG-20200717-WA0141

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top