Sebanyak 13 Petugas KPU Kota Blitar Yang Reaktif Rapid Test Langsung Diganti - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Sebanyak 13 Petugas KPU Kota Blitar Yang Reaktif Rapid Test Langsung Diganti

Berita Daerah
sebanyak 13 petugas kpu kota blitar yang reaktif rapid test langsung diganti
Ketua KPU kota Choirul Umam

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Untuk mengantisipasi kekawatiran masyarakat pendukung bakal calon Wali Kota lewat jalur independen, Ketua KPU Kota Blitar telah mengganti petugas yang sudah terdaftar di KPU Kota Blitar, yang reaktif covid-19.

Choirul Umam mengatakan rapid test dilakukan terhadap 103 petugas verifikasi faktual data dukungan pasangan bakal calon independen Pilwali Blitar 2020. Dinyatakan oleh gugus tugas percepatan kovid 19 terdapat 13 yang reaktif rapid test.

"Ini memenuhi standart protokoler kesehatan hasil nya ada 13 petugas yang reaktif rapid test dan diminta isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing," ungkapnya Minggu, (28/06/20).

Ketua KPU Kota Blitar menambahkan untuk kelancaran pendataan 13 petugas verifikasi faktual yang reaktif rapid sudah diganti. Para tenaga pengganti ini sudah dirapid test dan hasilnya non reaktif.

"Para tenaga pengganti sudah dirapid test dan hasilnya non reaktif, dari Jum'at kemarin sudah mulai bekerja," paparnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat yang namanya masuk di data dukungan, tidak takut menerima petugas verifikasi faktual yang datang. Petugas yang terjun ke lapangan sudah melalui protokol kesehatan dan dinyatakan sehat dan dibekali alat pelindung diri saat turun ke masyarakat untuk mendata.

Ke 13 petugas verifikasi faktual yang reaktif rapid test itu sebagian adalah panitia pemungutan suara (PPS) dan sebagian lagi petugas tambahan. Khusus untuk PPS, sesuai aturannya tidak ada pergantian antar waktu (PAW) bagi badan adhoc KPU yang dinyatakan reaktif rapid test maupun bagi yang terpapar virus Covid-19.

"Sesuai surat edaran KPU RI, tidak ada PAW untuk petugas badan Adhoc yang dinyatakan terpapar virus Corona. Mereka hanya diwajibkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Selama menjalani isolasi mandiri, tugas PPS yang dinyatakan reaktif rapid akan diambil alih oleh PPS yang lain. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bisa ikut membantu PPS," lanjut Choirul Umam.

Untuk diketahui, KPU Kota Blitar melakukan rapid test terhadap semua petugas yang melakukan verifikasi faktual data dukungan pasangan bakal calon perseorangan Pilwali Blitar 2020 Kamis lalu.

Total ada 103 petugas verifikasi faktual yang menjalani rapid test. Verifikasi faktual dilaksanakan selama 14 hari dimulai Jum'at, 26 Juni 2020.

"Kepada masyarakat yang namanya masuk di data dukungan tidak perlu merasa khawatir karena petugas verifikasi faktual sudah dinyatakan sehat," pungkasnya.(za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top