Menyebabkan Kemacetan, Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Kritisi Managemen PT RMI - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Menyebabkan Kemacetan, Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Kritisi Managemen PT RMI

Berita Daerah
menyebabkan kemacetan komisi iii dprd kabupaten blitar kritisi managemen pt rmi
Ketua Komis III DPRD Kab. Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Persoalan kemacetan arus lalulitas akibat yang ditimbulkan antrean panjang armada pengangkut tebu dari luar daerah Kabupaten Blitar menyerbu antrean untuk memasok bahan baku gula pasir ke pabrik gula Rejoso Manis Indonbesia ( RMI ) yang terletak di desa Rejoso Kecmatan Binangun, menuai kritisi Komisi III DPRD Kabupaten Blitar.

Panoto selaku sekertaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar kepada wartawan mengatakan, saat ini memang lagi musim giling di pabrik gula Rejoso Manis Indonesia, inilah yang membuat antrean armada pegangkut tebu menimbulkan masalah kemacetan yang sangat luar biasa sampai meluber dari desa Brongkos hingga Selorejo, Sabtu (27/06/20).

"Kami melalui Komisi III melakukan rapat khusus (rasus), membahas antrean truk pengangkut tebu Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) di Kecamatan Binangun yang sudah beberapa hari mengganggu lalu lintas jalur utama Blitar-Malang,” Kata Panoto.

Lebih lanjut disampaikan juga oleh Panoto pihak nya menerima keluhan dan informasi dari warga masyarakat, terkait kemacetan lalulintas menuju arah Malang, setelah ditelusuri penyebab kemacetan itu karena terjadi antrean truk pengangkut tebu ke PG RMI yang mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas. Baik dari barat (Blitar) maupun timur (Malang).

"Investasi adanya pabrik gula Rejoso Manis Indonesia di Kabupaten Blitar bagus dan sangat mendukung terhadap peningkatan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blitar, tapi dampaknya jangan sampai mengorbankan masyarakat," Papar Panoto.

Apa pun alasan RMI dalam mengelola usahanya, harus memperhatikan kondisi sarana prasana perusahaan. Kalau memang lahan parkir truknya terbatas, diatur jadwal pengirimannya atau mengurangi pasokan tebunya.

Panoto yang juga dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menilai adanya kesepakatan awal antara pihak pabrik dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar yang masih belum di jalan kan, pabrik gula Rejoso Manis Indonesia dianggap ingkar janji, dari keterangan yang disampaikan pihak PG RMI ketika berkoordinasi dengan Pemkab Blitar, sampai saat ini tidak jelas progresnya.

"Ada 3-4 point yang disampaikan pihak PG RMI, sampai sekarang bagaimana progresnya. Kalau benar dilaksanakan, bagaimana hasilnya. Jangan sampai kegiatan usaha atau investasi, malah memberikan dampak negatif terhadap warga dan lingkungan sekitar termasuk lalu lintas," pungkas Panoto. ( za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top