2019 Aset Tumbuh 41,92 %,PT JamSyar Optimis Sukses Gemilang di 2020 - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

2019 Aset Tumbuh 41,92 %,PT JamSyar Optimis Sukses Gemilang di 2020

Bisnis
2019 aset tumbuh 4192 pt jamsyar optimis sukses gemilang di 2020
Dirut JamSyar Gatot Suprabowo(kiri)

Jakarta( MEGAPOLITANPOS): Pada tahun 2019, aset Jamsyar tumbuh 41,92% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut dikarenakan adanya setoran modal dari pemegang saham yang terealisasi di tahun 2019 sebesar Rp. 175 milyar dan penerimaan Imbal Jasa Kafalah sebesar Rp. 295,32 milyar.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PT JamSyar Gatot Suprabowo dalam Konferensi Pers terkait Publikasi Laporan Keuangan Audited 2019 dan Strategi Jamsyar di Tahun 2020 di Jakarta, Selasa(25/2/2020).

Dikatakannya, penambahan tersebut mengakibatkan pertumbuhan dana kelolaan Jamsyar, dimana pada periode tersebut ditempatkan pada instrumen investasi yang berupa Deposito dan SBSN (Surat Berharga Syariah Negara). Nilai deposito dan SBSN di akhir tahun 2019 masing-masing sebesar Rp 495,24 milyar dan Rp 163,65 milyar.

,"Komposisi tersebut ditetapkan untuk mencapai target pendapatan investasi dan memenuhi kebutuhan likuiditas terkait pembayaran kewajiban perusahaan," Kata Gatot.

Di samping itu, komponen asset lain yang cukup signifikan adalah Biaya Dibayar di Muka dan Aset Lain-Lain. Biaya Dibayar di Muka tersebut sebagian besar merupakan biaya penjaminan ulang / re-asuransi atas penjaminan yang belum jatuh tempo dan belum diakui sebagai biaya pada komponen laba (rugi).

Di sisi liabilitas, komponen liabilitas terbesar adalah Pendapatan Ditangguhkan, yaitu sebesar Rp 448, 83 milyar. Pendapatan Ditangguhkan tersebut tumbuh sebesar 24,14% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bisnis penjaminan Jamsyar di tahun 2019 mengalami pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya dan terdapat penjaminan berjangka waktu lebih dari satu tahun.

"cadangan klaim juga meningkat sebesar 32,92% dari tahun sebelumnya. Cadangan klaim tersebut ditingkatkan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan biaya klaim di masa yang akan datang," katanya.

Gatot menambahkan di sisi ekuitas terjadi pertumbuhan sebesar 63,80% dari tahun sebelumnya. Selain karena adanya penambahan modal, pertumbuhan ekuitas juga disebabkan oleh adanya kenaikan cadangan umum dan saldo laba dari laba tahun 2019.

Selanjutnya Laba tahun berjalan Jamsyar pada tahun buku 2019 adalah sebesar Rp 36,57 milyar atau tumbuh sebesar 62,25% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan penjaminan dan pendapatan investasi masing-masing sebesar 42,93% dan 82,54%.

"Terdapat pendapatan subrogasi yang cukup signifikan, sehingga meskipun beban klaim cukup besar, namun penjaminan bersih tetap tumbuh dengan baik,"katanya.

Dari uraian tersebut di atas,tutur Gatot kinerja keuangan Jamsyar cukup cemerlang hal ini menambah optimisme untuk meraih sukses yang lebih gemilang di tahun 2020. Untuk mencapai target tahun 2020 yang cukup menantang, Jamsyar menerapkan strategi “Peningkatan Profitabilitas Melalui Perkuatan Teknologi Informasi & SDM Unggul”.

"Karena kinerja kita yang tetap istimewa di 2019, Semua dicapai karena karunia Allah SWT tidak lebih tidak kurang, selain itu juga berkat perjuangan SDM Jamsyar menyeluruh baik direksi, kepala divisi dan kepala kantor cabang layanan," tukasnya.

Perkuatan Teknologi Informasi dilakukan dengan perluasan penjaminan online. Penjaminan online pada tahun sebelumnya baru dilakukan untuk produk Penjaminan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan Penjaminan KUR iB (Kredit Usaha Rakyat Syariah).

kalau aceh itu sesuai dengan konon aceh atau perda aceh wajib seratus persen beralih ke syariah . Tidak ada lagi penyaluran kredit, yang ada penyaluran pembiayaan syariah ini akan berdampak peningkatan volume jadi cukup signifikan, untuk aceh saja perkiraan sekitar empat triliun setiap tahunnya. porsi syariah akan meningkat cukup signifikan di 2020.

"Alhamdulillah JamSyar ini sejak 2016 sudah ditunjuk sebagai penyalur KUR, cuma bedanya adalah yang kita jamin tidak boleh kredit konvensional tapi harus kur syariah,"Pungkas Gatot. (Achmad Sholeh)



Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top