Disbudpar Kota Tangerang Hentikan Fasilitas Karaoke Dan Penjualan Miras Hotel Pakons Prime - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Disbudpar Kota Tangerang Hentikan Fasilitas Karaoke Dan Penjualan Miras Hotel Pakons Prime

Kota Tangerang
disbudpar kota tangerang hentikan fasilitas karaoke dan penjualan miras hotel pakons prime
Disbudpar saat di hotel Pakons

MEGAPOLITANPOSCOM, Kota Tangerang-Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang menghentikan operasional fasilitas karaoke dan penjualan minuman keras (miras) yang disediakan Hotel Pakons Prime.

Demikian hal itu ditegaskan, Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Hj. Rina Hernaningsih usai inspeksi mendadak ke Hotel Pakons Prime, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Senin (18/11/2019).

Rina Hernaningsih mengaku tidak dapat memberikan toleransi atas segala fasilitas yang disediakan oleh menejemen Hotel Pakons Prime yang disinyalir menyalahi aturan.

"Pokoknya saya ngga mau tau, tidak ada lagi alasan itu perangkat karaoke segera dicabut dan tidak lagi boleh ada sebelum pihak hotel dapat menunjukan adminstrasi perijinan," tegas Rina.

Selian itu, Rina juga meminta kepada penggelola Pakons Prime untuk tidak lagi menjual minuman keras, terlebih diketahui dari hasil sidak bahwa Hotel Pakons Prime belum memiliki sertifikasi hotel bintang dan izin penjualan minuman beralkohol.

"Jangan lagi ada jual minuman keras, kalau memang masih ada penjualan miras disini saya akan minta Satpol PP untuk menyita," tegasnya.

Ia menjelaskan, apabila Pakons Prime tidak mengindahkan hal tersebut, maka pihaknya tidak akan segan segan melakukan dan menerapkan sanksi tegas kepada pengelola.

"Besok (Selasa Red.) ada perjanjian tertulis, jika didapati masih saja ada miras atau karaoke kami akan kirim surat peringatan pertama kedua hingga ketiga yang berujung pada penyegelan," jelasnya.

Ditempat yang sama, General Manager Hotel Pakons Prime, I Ketut Edy juga mengakui kalau pihaknya belum mengantogi izin penjualan miras dan sertifikasi hotel bintang. Dia berdalih kalau kelengkapan adminstrasi itu masih dalam proses, meski operasional hotel yang diklaim bintang empat itu telah berjalan hampir satu tahun lamanya.

"Kita sedang berproses, karena untuk mengurus izin hotel bintang itu tidak mudah," kata Ketut dalam keterangannya.

Dalam pembelaannya, Ketut mengatakan sambil menunggu izin sertifikasi itu terbit, pihaknya ingin tetap beroperasi.

“Kita sambil jalan, karena memang dimana mana memang begitu dan mengurus ijin hotel berbintang tidaklah sebentar,” kilahnya.(*/Redaksi)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top