Terbitkan Surat Edaran Agar Tidak Gunakan LPG 3 Kg, Berdampak Polemik di Masyarakat - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Terbitkan Surat Edaran Agar Tidak Gunakan LPG 3 Kg, Berdampak Polemik di Masyarakat

Peristiwa
terbitkan surat edaran agar tidak gunakan lpg 3 kg berdampak polemik di masyarakat
Surat Edaran Tidak Boleh Lagi Gunakan Tabung Gas LPG 3 Kg

MEGAPOLITANPOS.COM, MAJALENGKA -
Sejak beredarnya sebuah Surat Edaran dari Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi, pada tanggal 13 Agustus 2019 berupa himbauan untuk tidak menggunakan LPG tabung ukuran 3 Kilogram menjadi polemik masyarakat di Kabupaten Majalengka

Himbauan tersebut ditujukan kepada tiga kriteria untuk tidak lagi menggunakan LPG tabung berukuran 3 Kg, yaitu kepada para Pegawai Negeri Sipil atau CPNS, kepada pengusaha non mikro, dan seluruh masyarakat bagi mereka yang berpenghasilan diatas Rp. 1.5 juta perbulan dan tidak memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa atau kelurahan

Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, pada 13 Agustus 2019 belum lama ini telah mengelurakan Surat Edaran : Nomor. 542/1525/2019, Tentang Himbauan Untuk Tidak Menggunakan LPG tabung ukuran 3 Kg.



Endin Saepudin, selaku aktifis juga Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Majalengka dalam hal menanggapi itu mengatakan bahwa terkait khususnya pada poin ketiga yaitu, edaran himbauan kepada seluruh masyarakat yang berpenghasilan diatas Rp. 1.5 juta agar tidak lagi menggunakan tabung gas LPG 3 Kg itu harus dikaji ulang.

"Karena, sudah jelas bahwa surat edaran tersebut sebagaimana yang tercantum itu tidak sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM no. 26 tahun 2019." Ungkapnya. Jumat, (23/08/2019)

Menurutnya, apalagi melihat dari kondisi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Majalengka tentu akan menjadi polemik bagi mereka para tenaga kerja tidak diperbolehkan menggunakan gas LPG 3 Kg.

"Pemerintah harus mempertimbangkan dan mengkaji ulang, jangan sampai ada kebijakan tersebut berdampak pada polemik dan masalah dalam implementasinya." tegasnya.

Sementara itu, Asep, salah satu warga Majalengka yang mengaku bekerja secara serabutan terkait adanya edaran sekaligus himbauan itu sangat membingungkan.

"jika dihitung pendapatan saya misalnya sehari Rp. 60 ribu dan ditotal dalam sebulan menjadi Rp. 1.8 juta, saya tergolong untuk tidak lagi menggunakan LPG 3 Kg sudah jelas secara pribadi itu sangat memberatkan." pungkasnya. ** (Sigit)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top