Sudah Banyak Korban Kasus Web Palsu Sanken, IPW Berharap Polisi Tangkap Pelaku - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Sudah Banyak Korban Kasus Web Palsu Sanken, IPW Berharap Polisi Tangkap Pelaku

Peristiwa
sudah banyak korban kasus web palsu sanken ipw berharap polisi tangkap pelaku
Netta S.Pane (poto net)

MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA : Kejahatan di dunia maya yang mencatut nama Sanken, mendapat sorotan dari Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

Menurutnya, kejahatan dengan menggunakan web palsu Sanken, tidak saja merugikan Sanken, melainkan juga masyarakat menjadi korbannya.

"Dalam kasus ini ada dua pihak yang dirugikan, Sanken dan masyarakat yang menjadi korban penipuan. Sebaiknya, selain Sanken, para korban juga melaporkan kasus ini ke polisi," kata Neta Pane saat dihubungi terkait kasus penipuan web yang mengatasnamakan Sanken, di Jakarta, Senin(19/8/2019).

Mengingat sudah adanya sejumlah korban, ia pun meminta Polda Metro Jaya bekerja cepat mengungkap dan menangkap pelakunya agar tidak semakin banyak lagi korban berjatuhan. Terlebih pihak Sanken sudah melaporkan kasus ini kepada Polda Metro Jaya.

Sebulan lebih berlalu, laporan ini bukannya membuat pelaku menghentikan kejahatannya, malah terus menjaring korban dengan berganti-ganti domain meski dengan tetap menyelipkan nama Sanken.

"Dalam mengungkap kasus ini Polda Metro Jaya bisa meminta bantuan Direktorat Cyber Crime Mabes Polri yang belum lama ini melaunching Patroli Siber. Dari kasus ini kecanggihan Patroli Siber diuji mampu tidak kepolisian mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku kejahatan cyber ini," tandasnya.

Teddy Tjan, Direktur Pemasaran PT Istana Argo Kencana (Sanken), mengaku modus penipuan baru yang membawa nama Sanken itu sudah merusak nama baik Sanken yang selama ini selalu dijaga. Penipuan ini mencoba mengincar kelemahan konsumen yang menjadi pelanggan setia Sanken.

" Pelaku kejahatan ini kerap berganti-ganti web dengan housting di berbeda-beda, namun tetap dengan menyelipkan nama Sanken di web tersebut. Sebut saja mysanken.com, sankenid.com, sankenku.com, dan banyak lagi. Terpantau satu, maka pelaku mengganti dengan web yang lain, " ungkap Teddy.

Teddy berharap, Masyarakat diminta untuk berpikir cerdas menyikapi penawaran produk yang dijual di luar situs resmi Sanken di www.sanken.co.id. " Jangan sampai masyarakat yang melakukan transaksi pada website penipuan mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening yang diminta pelaku," katanya.

Teddy menambahkan, pelaku penipuan ini memanfaatkan belanja promo yang tengah tren di toko online.

"Masyarakat jangan langsung percaya jika ada penawaran yang di luar logika. Ada baiknya memastikan di web resmi Sanken di www.sanken.co.id," pungkasnya. ( AL)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top