Kegiatan Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia Bagi Redaktur Media Massa - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kegiatan Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia Bagi Redaktur Media Massa

Peristiwa
kegiatan peningkatan keterampilan berbahasa indonesia bagi redaktur media massa
Foto Bersama Dengan Kaban Pengembangan Bahasa Dan Perbukuan

MEGAPOLITANPOS.COM. JAKARTA - Badan Pengembangan Bahasa Dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan kegiatan Peningkatan Keterampilan Berbahasa Bagi Redaktur Media Massa di Aula Sasadu, Gedung Samudera Jaktim hari ini (19/6).

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19-20 Juni 2019 ini diikuti oleh para redaktur media massa baik cetak, eletronik, dan daring. 40 perwakilan redaktur media massa tampak serius dan fokus dalam mengikuti kegiatan di hari pertama ini.

Acaradiawali dengan pembukaan dan sambutan. Dalam sambutannya ketua panitia, Ovi Soviaty mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan yang sudah diprogramkan oleh Badan Pengembangan Bahasa Dan Perbukuan.

"Sebelum kegiatan peningkatan keterampilan berbahasa Indonesia bagi redaktur media massa ini, kami sudah melaksanakan safari bahasa ke sejumlah kantor media massa" ujar Ovi Soviaty dalam sambutannya.

Dijelaskan oleh Ovi, safari bahasa Indonesia tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan bahasa yang sudah dibakukan serta untuk menggelorakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh media massa.

"Media massa adalah alat sosialisasi yang tepat dan cepat untuk dapat diterima oleh masyarakat terhadap penggunaan kata yang baku dalam bahasa Indonesia sehinggamasyarakat tidak lagi menggunakan kata-kata dalam bahasa asing" tegas Ovi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Bahasa Dan Perbukuan, Dadang Sunendar dalam sambutannya mengatakan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang lahir dari rahim bangsa Indonesia sendiri dan telah disepakati bersama pada 1928 sebagai bahasa persatuan sehingga wajib bagi warga negara untuk mengutamakan bahasa Indonesia dalam ruang publik.

Dadang Sunendar, menambahkan bahwa dengan mengutamakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam ruang publik maka bangsa kita telah menunjukan jatidiri bangsa, karena bahasa adalah cermin dari jatidiri suatu bangsa.

"Di Jepang misalnya semua pengumuman pada ruang publik di tulis dalam bahasa Jepang dengan huruf Kanji. Ini membuktikan bahwa bangsa Jepang ingin menunjukan jatidirinya sebagai bangsa Jepang" jelas Dadang.

Terkait dengan media massa, Dadang menjelaskan bahwa kewajiban media massa menggunakan bahasa Indonesia yang baku di atur dalam UU No.24 Pasal 39.

"Media akan menjadi alat penguat penggunaan bahasa Indonesia yang baku di masyarakat, karena apa yang dimuat media akan di ingat oleh masyarakat" ungkap Dadang.

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top