Dinkes Pagaralam, 29 Warga Terjangkit DBD. - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Dinkes Pagaralam, 29 Warga Terjangkit DBD.

Berita Daerah
dinkes pagaralam 29 warga terjangkit dbd
Foging Dinkes Pagaralam

MEGAPOLITAN POS, Pagaralam.Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pagaralam Sumatera Selatan sepanjang tahun 2019 mencatat jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) telah mencapai 29 orang. Ini merupakan angka yang terdata per Januari hingga 6 Maret 2019.

Dibanding penderita DBD selama tahun 2018 yang berjumlah 30 orang, ini jelas menghawatirkan. Jumlah penderita kemungkinan masih bisa bertambah, mengingat Kota Pagaralam masih dalam situasi musim penghujan.

" Sampai awal Maret ini kita sudah mencatat 29 penderita DBD yang dirawat di RSUD Besemah Kota Pagaralam," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pagaralam melalui kepala bidang P2P, Subur Wicaksono, MKm saat dikonfirmasi Megapolitan Pos diruang kerjanya, Jumat (8/3).

Namun demikan tambah Subur, laju angka penderita DBD bisa saja dikendalikan melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M, yaitu menguras, menutup dan mendaur ulang.

"Untuk menanggulangi masalah DBD, yang tahun ini diperkirakan memasuki siklus 5 tahunan, pihak kami sudah melakukan beberapa hal diantaranya mensosialisasikan Gerakan masyarakat (Germas) hidup sehat, menggalakkan PSN dengan cara 3M, mengenalkan juru pemantau jentik (Jumantik) dan memberikan himbauan melalui surat edaran walikota untuk lebih waspada terhadap DBD, dan melakukan fogging atau pengasapan sebagai upaya, pemberantasan," ungkapnya.

Untuk menekan kasus DBD, peran serta masyarakat sangat menentukan. Oleh karenanya program PSN dengan cara 3M harus terus dilakukan secara berkelanjutan, terkhusus dimusim penghujan dan pancaroba. Selain itu untuk menghindari terjangkitnya penyakit DBD kiranya perlu dilakukan langkah pencegahan seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, mengatur cahaya dan ventilasi udara dalam rumah dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk dan serangga lainnya.

" Pada intinya kita biasakan hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih. Kasus DBD yang terjadi diKota Pagaralam, beberapa diantarnya adalah terjangkit virus karena bawaan dari luar Kota Pagaralam akibat mobilitas penduduk yang cukup tinggi, karena jika dilihat dari kondisi geografis Kota Pagaralam yang berada pada dataran tinggi dengan suhu berkisar antara 14 - 30 derajad celcius, merupakan tempat yang tidak disukai nyamuk jenis Aedes aeygepti untuk berkembang biak dan bermutasi gen ditambah tingkat pencemaran lingkungan yang masih tergolong rendah," tukas Subur.

Masih menurutnya, selain mensosialisasikan beberapa program pencegahan, penanggulangan dan pemberantasan diatas, Dinkes juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang gejala jika terserang DBD. Dimana gejala DBD dimulai dengan demam selam 4 sampai 7 hari setelah tergigit nyamuk aedes aeygypti. Demam pada penyakit ini mencapai suhu 40 derajad celcius. Penderita akan mengalami sakit kepala yang parah, nyeri pada bagian belakang mata, serta nyeri pada otot dan sendi yang berlebihan. Diikuti rasa mual dan akan timbul ruam atau bintik merah pada tubuh selama 3 sanpai 4 hari. Diikuti juga dengan penurunan kadar trombosit pada darah, dimana trombosit orang sehat paling rendah adalah 140.000.

Sementara itu, Darman (32) warga Jalan Cikdin Rt 17 Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan yang sempat dirawat di RSUD Besemah Kota Pagaralam selama 1 minggu akibat terjangkit virus aedes Aeygepti (DBD) menuturkan, bahwa penyakitnya tersebut bergejala sejak dirinya berada di Kota Palembang, semakin terasa ketika ia pulang ke Pagaralam, " Saya berpergian ke Kota Palembang beberapa hari dan terasa mulai kurang enak badan, ketika saya pulang ke Pagaralam keadaan saya semakin parah, dokter menyatakan saya terkena DBD, untuk itu saya dirawat selama 1 minggu di RSUD Besemah," tutur Darman. (JF) dan

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top