Ponpes Zuriyah Dahlaniyah Siap Mencetak Santri Kader Ulama - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Ponpes Zuriyah Dahlaniyah Siap Mencetak Santri Kader Ulama

Kab Tangerang
ponpes zuriyah dahlaniyah siap mencetak santri kader ulama
Poto bersama

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Bila menengok sejarah masa silam bahwa sosok KH.Mohammad Dahlan bin Arja'i bin Sobri, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg adalah salah satu ulama kharismatik, berwibawa, santun, dan berkaromah merupakan tokoh yang disegani yang patut dijadikan suri tauladan khususnya oleh cucu dan keturunan beliau, juga telah berhasil mendidik santri santrinya yang sanget luar biasa diantaranya Kh.Muhidin Kosambi, Kh Dimyati Cilongok pasar kemis, Kh Dimyati Ketapang, Kh Kurtubi Rajeg, Kh Umar Ranca Labu, Kh Musa Kedung Dalem Mauk, Kh Saadullah Pakuhaji, dan Kh Turmuji Pasir Awi.

Oleh karenanya kami (Pendiri Pondok Pesantren Zuriyah Dahlaniyah) Cucu dari Kh Mohammad Dahlan sanget bangga dengan Orang tua kami, maka dengan semanget yang ada kami berusaha membangun kembali kejayaan Kh Moh Dahlan dengan mendirikan Pondok Pesantren guna meneruskan Cita cita kakek kami. Jum'at (21/12/2018).

Kh Mohammad Zuhdi salah satu keturunan dari Kh Moh Dahlan mengatakan, perjalanan pondok pesantren Zuriyah Dahlaniyah dari awal berdirinya memang tidak seperti membalikan kedua belah telapak tangan. Dari tahun 2005 menelatani santri kalong(santri pulang pergi) kemudian dua santri, tiga santri dan seterusnya, sehingga pada waktu itu mencapai tidak kurang dari lima ratus santri kalong yang kami didik.

"Kenapa kami berinama Zuriyah Dahlaniyah( Zuriyah artinya keluarga atau keturunan Dahlaniyah artinya Bani Dahlan) artinya keluarga, kami hanya ingin mendapat barokah dan karomah dari Kh Moh Dahlan dan dari anak dan keturunannya," kata Kyai Haji Moh Zuhdi Pemimpin Pon-pes Zuriyah Dahlaniyah.

Selanjutnya, Kh Zuhdi menerangkan sampai enam tahun kami bertahan pada kesalafiyahan murni, Namun untuk tahun ajaran 2013-2014 kami mencoba kesalafan murni tersebut untuk dipoles dengan memasukan pendidikan formal. Pasalnya kami membuka pendidikan sekolah formal dimulai dari (SMP) Queen bagi santri yang tetap wajib ber asrama (bermukim) dan tidak menerima yang pulang pergi atau kalong (sebab kalau pulang pergi santri sulit untuk di binanya.

"Dari salafi murni kami rubah menjadi pendidikan sekolah formal agar santri lebih mudah dibinanya," terangnya.

Kemudian untuk para santri yang bermukim kami sediahkan sarana prasarana dengan fasilitas sebaik mungkin demi kenyamanan santri dan dewan guru yang mengajar, management pun berusaha yang terbaik agar santri mampu menjadi pemimpin bangsa dimasa yang akan datang.

"Ponpes Zuriyah Dahlaniyah siap mencetak generasi bangsa yang islami dan mampu menjadi pemimpin bangsa yang akan datang," tegasnya.

Dengan sistem pengajaran lebih cendrung pada bimbangan Rohaniyah dan Ubudiyah dengan keseharian praktek Fikih amaliyah.(sul)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top