Ini Alasan FIF Group Pidanakan Sindikat Pemalsu KTP - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Ini Alasan FIF Group Pidanakan Sindikat Pemalsu KTP

Banten
ini alasan fif group pidanakan sindikat pemalsu ktp
Freddy Febriyanto (kiri) Branch Manager FIF Group

MEGAPOLITANPOS.COM, Terbukti memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pasangan suami istri, Sunariyah dan Riswandi warga Kabupaten Tangerang harus mendekam di bui setelah tertangkap tangan memberikan dokumen palsu saat akan menjadi konsumen PT. Federal International Finance (FIFGROUP).

Keduanya telah diputus Pengadilan Negeri Tangerang pada Senin (27/8) lalu, terbukti melanggar pasal 266 KUHP tentang pemalsuan data authentik. Untuk Sunariah alias Sumilah dikenakan vonis kurungan penjara selama tiga bulan denda Rp5 juta subside satu bulan. Sedangkan, Suami Sunariyah yakni Riswandi alias Durahman dikenakan kurungan penjara satu tahun, denda Rp5juta subsider satu bulan.

Branch Manager FIFGROUP Cabang Tangerang Freddy Febriyanto menyatakan hal ini sebagai bentuk penegakan hukum atas tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh pelaku. Sekaligus supaya menimbulkan efek jera bagi oknum2 yang lain. Selain itu, lanjut Freddy, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya tidak mudah memberikan dokumennya kepada pihak lain untuk digunakan sebagai syarat pengajuan kredit dengan imbalan tertentu karena kuatir akan disalahgunakan.

Kejadian ini, lanjutnya, untuk FIFGROUP baru pertama kali. Dari hasil pengembangan pihak kepolisian, satu orang komplotan mereka yang bertindak sebagai penyuplai blanko KTP ikut ditangkap di daerah Jakarta Timur. Dari pengembangan tersebut akhirnya diketahui bahwa mereka memang merupakan komplotan spesialis pemalsu dokumen yang selama ini sering beroperasi di wilayah Banten.

Dalam menjalankan aksinya, modusnya adalah dengan merubah alamat kartu identitas dan dengan penampilannya selalu berubah-ubah. Tertangkapnya, adalah saat FIFGROUP melakukan pameran di Metro Town Square, bulan Maret lalu.

Pelapor Yofi Friyadi mengatakan pada saat kejadian mendapatkan informasi dari team di pameran bahwa ada calon konsumen yang mengajukan pembiayaan dengan menggunakan data palsu dan ternyata pelaku memang sebelumnya pernah melakukan perbuatan serupa di daerah Cikande. Pihaknya langsung meminta petugas keamanan mall untuk mengamankan pelaku. "Saat digeledah tas pelaku, kita mendapati tumpukan KTP, dengan foto kedua pelaku namun isi identitasnya berbeda-beda," ujar pegawai FIFGROUP Tangerang tersebut.

"Jadi, mereka tertangkap tangan oleh kita. Modusnya, membuat identitas palsu, setelah dapat barang, kemudian kabur atau menghilang," tandasnya.(*/Tim)


Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top