Sembilan Fraksi Dukung Perda Diniyah - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Sembilan Fraksi Dukung Perda Diniyah

Advertorial
sembilan fraksi dukung perda diniyah
Gedung DPRD Kota Tangerang

Pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Pelaksanaan Diniyah Takmiliyah akan dibahas DPRD Kota Tangerang dalam waktu dekat. Seperti diketahui, pembahasan Perda inisiatif dari dewan tersebut dinyatakan Ketua BPP, Yati Rohayati, menggunakan APBD Perubahan tahun 2015 dan ditargetkan rampung pada tahun ini juga (2015 Red).

Untuk mengantisipasi Perda tidak berjalan maksimal, maka kami dan kawan Dewan lain dalam pembahasannya, akan melakukan kajian yang lebih mendalam. Pasalnya kata politisi PPP dan anggota Komisi II ini menerangkan, disejumlah daerah bahkan setelah terbentuk Perdanya tetapi hingga kini ada yang belum menerbitkan Perwal / Perbupnya.

Bahkan kata Yati Rohayati melanjutkan, supaya Perda tersebut bukan produk gagal tentunya kami akan mengundang sejumlah praktisi dalam rangka membahas kajian naskah akademiknya. Praktisi dan masukan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) pasti masukannya akan dijadikan perbandingan juga.

“Namun demikian, soal pendanaannya, supaya Perda tersebut tidak mandul seperti di daerah lain, saya tegaskan akan dibahas mendalam, doakan saja agar pembahasan Perda tersebut bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Kita sudah mendapat naskah akademik dari Pandeglang, Serang, Cilegon, Bandung dan bahkan dari Menag sendiri, tapi aspek keragaman budaya, tingkat heterogen masyarakatnya pastinya berbeda dengan Kota Tangerang. “Untuk itu, bahan yang kita dapat itu akan kita bandingkan,” katanya menuturkan.

Sementara itu Hapipi, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, mengatakan bahwa terkait Perda inisiatif yang diusulkan dari Komisis II dikatakannya hanya terbentur soal tekhnis saja. Karena sebelumnya, usulan Perda ini sudah masuk di Badan Pembentukan Perda (BPP). “Insya Allah setelah sembilan fraksi menyatakan setuju dan mendukung Raperdanya supaya dibahas segera, mudah-mudahan persoalan itu bisa selesai dalam waktu yang sudah ditargetkan,” katanya.

"Kedepan Perda tersebut bukan hanya memberikan pengajaran baca tulis Alquran saja tetapi mengatur juga soal pelajaran fiqih dan sebagainya, "ujar Hapipi.‬

Masih dari gedung Dewan, Ketua Frasksi PDIP, Sumarti, ketika hearing dengan sejumlah perwakilan FKDT bahwa pembasan perda tersebut dianggarkan dalam APBD Tahun 2015 ini. Makanya dalam APBD-Perubahan ini kami sudah mengusulkan anggarannya.

Sebagai anggota Dewan kami mendorong agar Perda tersebut bisa diselesaikan secepat mungkin. Namun demikian pihaknya kata Sumarti melanjutkan kedepan dalam pembahasanya akan mengantisipasi berbagai kendala supaya masyarakat jangan hanya mendapat pelajaran diniyah tidak sepotong-sepotong saja. “Perlu kajian yang mendalam. Biar subtansinya mengena,” tandasnya menjelaskan.Adv

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top