Tukang Urut Bersaksi Melawan YPI AlZaytun - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Tukang Urut Bersaksi Melawan YPI AlZaytun

Berita Daerah
tukang urut bersaksi melawan ypi alzaytun
Agendanya pembuktian tertulis dan saksi

Megapolitanpos.com - Bandung - Sidang lanjutan PHI antara 116 guru Al-Zaytun melawan YPI. Agendanya pembuktian tertulis dan saksi dari pihak penggugat di Kantor Pengadilan Hubungan Industrial Bandung, Senin, (30-April).

Dari empat saksi yang hadir dalam persidangan, ada satu saksi yang bicaranya ceplas-ceplos, berani dan polos. Yaitu Mohammad Jali keahliannya mengurut atau memijat saat sidang didampingi Hardiyansyah, S. H., M.H. sebagai kuasa hukum Ketika hakim bertanya kepadanya berapa gaji yang ia terima setiap bulannya.

Ia mengatakan bahwa sebelum menjadi anggota Serikat Pekerja Al-Zaytun (SPAZ), gaji yang ia terima Rp400.000,- Setelah menjadi angota, gaji yang ia terima tinggal Rp6.000,- karena dipotong ini dan itu termasuk potongan koperasi. "Jadi saya ya malas ngambil,” ujarnya lugu dalam rilis penguggat

Jali memiliki keahlian mengurut (memijat). Banyak civitas Al-Zaytun yang meminta jasanya. Termasuk pak Qabul, satu dari kuasa hukum tergugat. Namun setelah ia masuk SPAZ, semua langganannya distop, tidak boleh minta pijat kepadanya.

Karena namanya disebut oleh saksi sebagai pelanggannya. Ia bertanya, apakah sebelum bergabung dengan YPI, "saudara saksi pernah ditaftis?”,ujarnya.

Sontak Mohammad Jali balik bertanya. “Taftis…? Apa itu taftis?”

“Saudara disumpah lho.” Lanjut kuasa hukum tergugat mengingatkan.

“Saya memang tidak tahu apa itu taftis. Pertanyaan Bapak nggak jelas,” celotehnya dengan percaya diri.

Kembali hadirin tertawa ditahan-tahan takut diingatkan hakim. Lagi-lagi tak hanya pengunjung, hakim pun tersenyum-senyum mendengar jawaban yang polos namun berani.

Diantara saksi yang disiapkan empat orang adalah Dr. Luthfi - Pengawas Madrasah Aliyah Kabupaten Indramayu, Rima – karyawan Al-Zaytun bagian quality control pabrik air minum hammayim, Muhammad Jali – karyawan Al-Zaytun bagian kesling (kesihatan lingkungan), dan Fakih – karyawan bagian Kantor Hal Ihwal Urusan Internal Kampus (HIUIK) dan mereka disumpah.





Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top