Walikota Tangerang Resmikan Klinik DI TPA Rawa Kucing - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Walikota Tangerang Resmikan Klinik DI TPA Rawa Kucing

Kota Tangerang
walikota tangerang resmikan klinik di tpa rawa kucing
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau Klinik

Kota Tangerang (MP) Keberadaan TPA Rawa Kucing yang dulunya merupakan tempat pembuangan akhir, kini sudah dirubah menjadi taman pengelolaan akhir. Seiring dengan telah dilakukannya revitalisasi di TPA Rawa Kucing, seperti pembangunan lapangan futsal yang dilengkapi dengan hamparan taman hijau dengan pepohonan tinggi dan bonsai serta saung untuk bersantai.

Wajah baru TPA Rawa Kucing seluas 34,8 hektar di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, ini dirintis sejak tahun lalu. Terobosan dengan teknologi ramah lingkungan, telah menjadikan TPA bisa jadi tempat wisata sekaligus tempat belajar mengolah sampah yang ramah lingkungan.

Rupanya revitalisasi yang dilakukan oleh pemkot Tangerang terhadap TPA Rawa Kucing tidak hanya dititik beratkan pada perubahan estetika TPA, namun pemkot juga membangun Klinik Kesehatan yang ditujukan untuk para pemulung, petugas kebersihan dan warga sekitar.

Walikota, H. Arief R. Wismansyah yang meresmikan Klinik Kesehatan menyampaikan bahwa keberadaan klinik tersebut merupakan ungkapan penghargaan pemkot kepada para pahlawan kebersihan di Kota Tangerang.

"Setelah kemarin kita meresmikan Taman Pendidikan Al Quran di TPA sekarang kita telah mempunyai klinik buat para pemulung dan warga sekitar," Tuturnya, Jumat (11/09).

Walikota juga mengungkapkan bahwa pelayanan kesehatan di klinik tersebut gratis tanpa dipungut biaya. Dan diharapkan keberadaan klinik tersebut bisa meningkatkan kualitas kesehatan para pemulung, petugas kebersihan dan warga sekitar.

"Mudah-mudahan dengan adanya klinik ini para warga sekitar bisa lebih memperhatikan pola hidup bersih," Terangnya.

Diinformasikan keberadaan TPA Rawa Kucing di Kota Tangerang menjadi bukti bahwa TPA yang penuh timbunan sampah warga selalu identik dengan bau busuk dan segala hal menjijikkan lainnya, hanyalah mitos.

TPA yang berada tidak jauh dari permukiman warga, telah bersolek menjadi tempat wisata edukasi pengelolaan sampah. Dengan jalan setapak dari bata beton (paving block) selebar 1-1,5 meter membelah taman yang dilengkapi 50 jenis tanaman, termasuk pohon keras, pohon pelindung, juga tanaman hias menjadi keunikan sendiri di TPA. Belum lagi keberadaan kolam ikan berukuran 40 meter x 60 meter melengkapi keasrian TPA.

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top