Gubernur Sugianto Janji Benahi Pesantren Al-Huda Kotawaringin Lama - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Gubernur Sugianto Janji Benahi Pesantren Al-Huda Kotawaringin Lama

Berita Daerah
gubernur sugianto janji benahi pesantren al-huda kotawaringin lama
poto : Istimewa

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran (tengah) didampingi Bupati Nurhidayah dan Gusti Samudera di Pesantren Al Huda, Kotawaringin Lama.

MEGAPOLITANPOS.COM, Pangkalan Bun-Kalimantan Tengah Sugianto Sabran kali ini, (26/2/2018) mengunjungi daerah yang selama ini terbelakang di Kotawaringin Barat. Yaitu daerah Kotawaringin Lama. Meski dahulu kala, yaitu abad XVII-XVII kawasan ini menjadi pusat atau ibukota Kerajaan Kotawaringin, tetapi saat ini justru menjadi daerah yang terpencil.

Dalam lawatannya ke Kotawaringin Lama, Gubernur didampingi oleh Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah. Kotawaringin lama, saat ini merupakan ibukota kecamatan, yang jaraknya sekitar 40 kilometer dari pusat kota, Pangkalan Bun, ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat.

Laju pembangunan Kotawaringin Lama jauh lebih lambat dibanding daerah atau kecamatana lainnya. Baik pembangunan infrastruktur maupun sarana pendidikan.

Untuk menuju ke Kotawaringion Lama, gubernur dan bupati beserta rombongan melewati jalan darat yang sangat tidak memadai. Karena jalan tersebut masih tergolong hancur. Selain becek dan berlobang, jika tutun hujan, ruas sepanjang tiga kilometer tergenang banjir.

Sesampai di Kotawaringin Lama, Gubernur disambut arak-arakan siswa Pondok Pesantren SMP IT Al-Huda. Para pengasuh pesantren beserta para santri pesantren tertua di Kotawaringin Barat ini tampaknya benar-benar merindukan kedatangan orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Tengah ini.

Sejatinya gubernur sendiri, menurut agenda adalah mengunjungi sebuah SMK dan SMA di daerah ini. Tetapi bagai ‘pucuk dicinta ulam tiba’ Gubernur berbelok arah, dan masuk ke Pesantren Al Huda ini.

“Kami tidak menyangka Gubernur berkenan berkunjung,” kata Gusti Samudera, ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Huda ini kepada Megapolitanpos.com. “Sudah pasti, kami menyampaikan berbagai kondisi yang sangat tidak layak di pesantren ini. Terus terang, pesantren ini diminati para siswa, tetapi fasilitas ruangan kelas, dan berbagai peralatan belajar mengajar sangat terbatas. Bahkan, beberapa ruang kelas kami, yang terbuat dari kayu, sudah lapuk dan tak latak dipakai lagi,” papar Samudera.

“Kami kekurangan guru bidang studi. Sementara terhadap guru yanag ada, kami tidak sanggup menggaji atau memberi honor. ”

Kepada kami, lanjut Samudera, Gubernur Sugianto Sabran menyatakan janji dan tekadnya untuk memajukan pendidikan melalui pesantren ini. “Buatkan proposal ya, agar nanti ditindaklanjuti Dinas PU,” kata Samudra menirukan pernyataan Gubernur. Pernyataan atau tepatnya perintah Gubernur itu diamini pula oleh Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, yang berada di samping gubernur.

Sekedar untuk diketahui, dari pesantren di pedalaman inilah delegasi membaca al-Quran untuk acara MTQ tingkat kabupaten dan privinsi selalu meraih juara. Bahkan, salah seorang santri dari pesantren ini, akhir 2017 lalu meraih juara harapan III dalam lomba seni kalaigrafi tingkat nasiosnal di Banda Aceh. (dani/*)




Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top