Akibat Melampaui SOP, Komisi I Akan Panggil Camat Periuk - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Akibat Melampaui SOP, Komisi I Akan Panggil Camat Periuk

Kota Tangerang
akibat melampaui sop komisi i akan panggil camat periuk
PP Gemilang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Terkait penyegelan dan penutupan tempat refleksi Panti Pijat Gemilang di Ruko Grand Duta pada, selasa (13/2) lalu, yang dilakukan oleh Tramtib Kecamatan Priuk diduga Ilegal, melampaui kewenangan dan tupoksi serta tidak sesuai dengan SOP jadi perhatian Komisi I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang. Lantaran tempat yang telah disegel, lalu dibuka lagi segelnya dengan cepat, terkesan main-main dalam menjalan kerjanya.

"Tempat itu sudah di segel pada selasa lalu (13/2), Rabunya segel dibuka lagi oleh pihak Tramtib Kecamatan Priuk, ini terkesan main-main dalam menjalankan tugasnya," terang Agus Setiawan Ketua Komisi I, via telepon seluler.

Lanjut, Agus. Informasi yang berkembang dimedia terkait penyegelan Panti pijit refeksi yang dilakukan oleh Tramtib Kecamatan Periuk yang diduga buat segel ilegal, pihaknya masih mendalami apabila benar maka Camat Periuk (Sumardi red.) akan kita panggil untuk menanyakan dan keteranganya tentang Wewenang dan Standar Operasinal Prosedur (SOP),"karena yang berhak menyegel itu Satpol PP dengan berkoordinasi Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP)," terangnya. Senin (19/02/2018)

Sementara itu, ditempat terpisah Saipul Basri selaku Sekretaris Patriot Nasional (PATRON) Kota Tangerang mengatakan Selasa (20/2) 2018, bahwa apa yang dilakukan oleh Camat Periuk salah besar dan tidak mengikuti prosedurnya, terkait segel yang digunakan atas nama Tramtib Kecamatan Periuk, jelas salah tidak sesuai SOP nya.

"Seharusnya pihak tramtib membuat surat permohonan segel kepada Satpol PP maka biar Satpol PP yang melakukan tugas penyegelan bukannya Tramtib," tambahnya.

Lanjut Marsel, bahwa Camat diduga telah masuk keranah Pidana dalam pemalsuaan dukumen negara,"ini harus diusut sampai tuntas dan harus ada pemanggilan dari pihak terkait seperti Komisi I DPRD Kota Tangerang," tutupnya.

Diketahui, pada Selasa (13/2/18) lalu, petugas Trantib Kecamatan Periuk menyegel tempat pijat refleksi Gemilang, lantaran disinyalir dijadikan tempat prostitusi alias pijat esek-esek (AR).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top