Sanusi Pane : Terkait Kotak Kosong Siapapun Boleh Mensosialisasikan Asal Jangan Berkampanye - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Sanusi Pane : Terkait Kotak Kosong Siapapun Boleh Mensosialisasikan Asal Jangan Berkampanye

Kota Tangerang
sanusi pane terkait kotak kosong siapapun boleh mensosialisasikan asal jangan berkampanye
Jumpa Pers KPU dengan PWI

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pertama kali dalam sejarah Pilkada Kota Tangerang dan Propinsi Banten, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Arief-Sachrudin melawan kotak kosong.

KPU Kota Tangerang yang dikomandoi Sanusi Pane, yang juga pernah menjadi seorang jurnalis sebuah media lokal di Kota Tangerang, harus bekerja keras, agar parstisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Tangerang bisa maksimal.

Pane mengatakan Rabu (17/1), saat jumpa pers dengan wartawan yang tergabung dalam PWI Kota Tangerang, untuk pemutakhiran data yang dilakukan oleh Petugas Pemuktakhiran data pemilih (PPDB), maka sebanyak 3.757 jajaran KPU akan mendatangi rumah warga, untuk memaksimalkan pencocokan dan penelitian (Coklit) mulai tanggal 20 Januari 2018 sampai dengan 18 Februari 2018,”terdapat 3.093 TPS oleh PPDB yang akan memutakhirkan daftar pemilih sekitar 1,2 juta pemilih, untuk pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2018 di Kota Tangerang,” ujarnya.

Menurut Pane, KPU Kota Tangerang akan mengadakan apel kesiapan Coklit yang akan dilaksanakan di masing-masing Kecamatan di wilayah Kota Tangerang, tanggal 20 Januari 2018,”dengan melibatkan seluruh jajaran Komisioner 5 sekertariat KPU 35, PPK 104, PPS 520 dan PPDB 3.093,” ujarnya.

Pane menambahkan tujuan dari Pencoklitan adalah mendata calon pemilih baru, mencoret data-data, yang tidak memenuhi syarat, untuk dimutahirkan,” katanya.

Hal lain dikatakan oleh Pane, siapapun juga dibolehkan untuk mensosialisasikan tentang Pilkada Kota Tangerang asal jangan berkampanye dan menjelek-jelakan Paslon yang ada, warga dibolehkan mensosialisasikan seperti memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa ada satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang dan satu kotak kosong,”pemilih bisa mencoblos salah satu diantaranya, jika pemilih mencoblos paslon itu sah, atau pemilih mau mencoblos kotak kosongpun itu juga sah, asal dipilih salah satunya bukan kedua-duanya yang dicoblos,” jelasnya.

Ketika ditanya megapolitanpos.com jika yang menang adalah kotak kosong bagaimana?, Pane menjawab hal tersebut sudah tertuang dalam aturan yang ada, seperti aturan PKPU 14 tahun 2015.”Jika kotak kosong yang menang maka Kemendagri memerintahkan ke Propinsi untuk menunjuk PLT, sampai pemilihan selanjutnya di Pilkada serentak kemudian,” jelasnya.Johan



Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top