Diduga Ada Pungli, Di Lingkungan Satpol PP Kabupaten Malang - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Diduga Ada Pungli, Di Lingkungan Satpol PP Kabupaten Malang

Berita Daerah
diduga ada pungli di lingkungan satpol pp kabupaten malang
Anggota Satpol PP Kab.Malang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Malang- Menjelang awal tahun 2018 ini, nampaknya ada kicauan yang tidak enak didengar telinga, dimana pegawai honorer di lingkungan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengeluhkan adanya pemotongan uang makan piket di tahun 2017.

Sedangkan pemotongan honorer yang mereka terima setiap bulannya dipotong sebesar 100 Ribu Rupiah, dengan alasan untuk membeli air mineral.
Dalam hal ini, salah satu anggota Satpol PP honorer Kabupaten Malang yang tidak mau disebutkan namanya mengutarakan, bahwa uang makan yang seharusnya diterima per bulan 300 Ribu Rupiah, setiap bulan dipotong 100 Ribu Rupiah, sehingga ia hanya menerima uang makan 200 Ribu Rupiah.

Pemotongan uang makan tersebut, menurut dia digunakan untuk membeli air minum mineral.
"Masak mas, untuk pembelian air minum mineral saja harus dipotongkan dari uang makan yang selama ini menjadi hak anggota Satpol PP berstatus honorer,” kata dia, Kamis (04/01/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, jika jumlah Anggota Satpol PP honorer berjumlah 105 orang, berarti uang hasil pemotongan uang makan mencapai 10,5 Juta Rupiah per bulan. Ia juga mengaku sangat keberatan dengan pemotongan itu.

“Semua Anggota Satpol PP yang berstatus honorer keberatan dengan pemotongan tersebut karena uang makan yang diberikan setiap bulan itu, sudah menjadi hak kami. Sehingga untuk membeli air minum mineral bisa membeli sendiri, yang per hari tidak menghabiskan uang Rp 5 ribu,” ujar dia.

Sementara, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Malang, Holidin membantah adanya pemotongan uang makan untuk membeli air minum. Selain itu, ia juga belum menerima laporan tersebut secara langsung.
“Namun apabila jika inforrmasi itu benar terjadi, maka pihaknya akan memproses permasalahan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena uang makan yang diterima tenaga honorer diberikan secara utuh yakni 300 Ribu Rupiah per bulan,” tandasnya.

Dilanjutkan Holidin, saat ini memang tenaga honorer di Dinas Satpol PP Kabupaten Malang totalnya sebanyak 105 orang, diantaranya 72 orang masuk dalam tenaga yang kita tempatkan dilapangan."Jika ada yang mengatakan uang makan tenaga honorer dipotong, saya berharap segera melaporkannya karena pemotongan uang makan sebesar 100 Ribu Rupiah itu melanggar aturan," tegas dia.

Seperti yang telah diketahui, adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) uang makan piket tenaga honorer yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Malang tersebut Inspektorat Kabupaten Malang akan melakukan pengumpulan Data dan Keterangan (Pulbaket).

Hal itu seperti disampaikan Tridiyah Maestuti Kepala Ispektorat Kabupaten Malang, Kamis (04/01/2018) siang. “Selain Pulbaket, kami juga akan berkoordinasi dengan Sekda, dan melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris dan Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP)," singkat dia.Putut

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top