Pengelola Dan Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi Telah Mendapatkan Kessepakatan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Pengelola Dan Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi Telah Mendapatkan Kessepakatan

Kota Tangerang
pengelola dan pedagang pasar induk tanah tinggi telah mendapatkan kessepakatan
Hearing Komisi 3 dan pedagang Pasar Induk

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi, melakukan hearing dengan Komisi III DPRD Kota Tangerang, Minggu (16/12) lalu.

Hearing di hadiri oleh Komisi III DPRD Kota Tangerang, 35 perwakilan pedagang, termasuk juga Hartono selaku Direktur utama pada PT. Selarasgriya Adigunatama.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Solihin Liking mengatakan, kekisruhan yang terjadi antara pedagang dan pengelola pasar hanya karena kesalafahaman saja, perwakilan pengelola melalui Hartono berjanji akan memperbaiki manajemen.

"Yang terjadi kemarin hanya ada semacam miskomunikasi antara pihak pengelola dengan pedagang dalam sosialisasi terkait kebijakan yang telah di lakukan. Sedangkan, untuk permasalahan sewa menyewa pasar 2021-2026 tidak dibahas dalam hearing yang dilakukan pada Jumat kemarin," ujar Solihin.

Solihin lebih lanjut mengatakan, dalam hearing tersebbut pengelola mengatakan bahwa bagi pihak pedagang yang tidak melanjutkan kontrak di tahun 2021-2026 masih bisa berdagang selagi mereka memenuhi kewajibannya itu tidak akan diusir oleh pihak pengelola seperti isu yang telah beredar.

"Jika para pedagang dapat memenuhi kewajibannya hal itu tidak dilakukan oleh pihak pengelola. Dan pihak pengelola menjamin hal itu, kalaupun nanti kedepannya terjadi kembali polemik diantara keduanya, pihak kepolisian yang akan menangani, " tandasnya.

Sementara Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang (PITT), Luster P Siregar membenarkan, bahwa mediasi yang sudah dilakukan oleh pihak pedagang dan pengelola telah menemui kesepakatan. Seluruh kesepakatan dilakukan secara tertulis dengan tanda tangan kedua belah pihak.

"Antara pedagang dan pengelola akan bekerjasama dengan baik sebagai mitra. Masalah kontrak 2021-2026 itu terserah kepada pedagang, artinya tidak perlu dibicarakan sekarang karena lahan untuk pengganti pasar itu tidak ada," ujarnya.

Selain itu, kebijakan mengenai Rp100 rupiah per kilogram bagi setiap barang dagangan yang masuk ke pasar telah dibatalkan. Hal itu dianggap memberatkan para pedagang termasuk pedagang kecil.Jhn



Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top