Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Akun Medsos Video Mesum Anak Sesama Jenis - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Akun Medsos Video Mesum Anak Sesama Jenis

Hukum
polda metro jaya ungkap kasus akun medsos video mesum anak sesama jenis
Jumpa Pers Ditserse Kriminal khusus

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Penyidik Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil membongkar akun media sosial yang menyebarkan video mesum anak-anak sesama jenis (gay).

Dari pengungkapan kasus ini, polisi telah menyita sebanyak 75 ribu konten pornografi anak-anak di bawah umur dari tangan ketiga tersangka berinisial Y (19), H (30) dan I (21) yang ditangkap dari tempat berbeda.

Y ditangkap di kediamannya, daerah Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa 5 September 2017. H alias Uher ditangkap pada Kamis 7 September 2017 dini hari di Garut. Sedangkan, I ditangkap 7 September 2017 di Bogor.

"75 ribu image dan video gay kids (VGK) kami amankan dari ketiga pelaku," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besae Adi Deriyan Jayamerta di Polda Metro Jaya, Minggu (17/9/2017)

Adi menyampaikan, para tersangka membanderol dengan harga Rp100 ribu untuk puluhan konten mesum anak-anak ini. Setiap masing-masing tersangka memiliki ribuan followers yang langsung terafiliasi dengan grup-grup paedofil di berbagai negara.

"Apabila ada yang tertarik, anggota bisa melakukan transfer kepada pelaku sebesar Rp100 ribu, setelah itu mereka akan mengirim 30-50 gambar melalui telegram. Dari ketiga pelaku ini, masing memiliki followers lebih dari 1000 orang. Makanya, informasi akan disebar ke seribu orang tersebut," katanya.

Adi juga menyampaikan, ketiga tersangka masuk dalam grup-grup paedofil di aplikasi percakapan Telegram .

"Mereka dapati konten-konten tersebut karena bergabung dengan grup-grup aplikasi Telegram yang tersebar di 49 negara," katanya.

Ketiga pelaku dijerat Pasal 27 ayat (1) Juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 4 ayat (1) Juncto Pasal 29 dan Pasal 4 ayat (2) Juncto Pasal 30 UU Nomor 44 tahun 2008 tetang Pornografi dan atau UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomo 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dari pasal berlapis itu, para tersangka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.(MR/Johan)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top