TNI Bersinergi Membangun Peradaban di Perdesaan (1) - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

TNI Bersinergi Membangun Peradaban di Perdesaan (1)

TNI POLRI
tni bersinergi membangun peradaban di perdesaan 1
TNI Manunggal Membangun Desa bersinergi dengan warga Desa Sei Gohong. (Dhani/megapolitanpos.com)

MEGAPOLITANPOS.COM, - Kaliini Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin terasa merasuk dalam kehidupan masyarakat. Kehadirannya di tengah masyarakat terasa nyata menjadi energi yang sanggup menjadi inspirasi, dan membangkitkan motivasi bagi warga masyarakat untuk bergerak membangun desanya.

Program TNI Manunggal Membangun Desa atau yang dikenal dengan TMMD harus diakui menjadi senyawa baru bagi masyarakat desa. Kehadiran TNI menjadikan desa terasa sebagai ‘Indonesia’. Jujur harus diakui, cita-rasa desa yang selama hambar dan sepi-sepi saja, dengan hadirnya para prajurit TNI di tengah mereka, terasa menjadikan desa sebagai bagian penting dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Itulah yang dirasakan masyarakat desa Sei Gohong, di pinggir kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kehadiran anggota TNI di perdesaan di desa-desa di pinggiran kota Palangka Raya itu memberi arti tersendiri. Dengan kehadiran TNI turut membangun desa, menjadikan warga desa bangga dan bersemangat. Karena desa mereka dianggap penting bagi Indonesia.

Para prajurit itu menjadi sahabat warga desa dalam membuat jalan desa, memperbaiki bangunan pos yandu, membuat jembatan, membuat jamban, memperbaiki saluran air bersih, termasuk olah raga dan out-bound.

Bahkan bagi para siswa SMA dan SMP, lebih dari 150 anggota TNI yang tinggal di desa itu menjadi teman berdialog tentang bahaya narkoba, tentang moralitas dan agama, tentang gagasan Bung Karno ingin menjadikan Palangka Raya sebagai ibukota negara dan sebagainya.

“Selain outbound kami juga memberikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada para siswa tersebut. Kami tanamkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan dalam bingkai NKRI,” ungkap Dandim 1016/ Plk Letkol Czi Alfius, melalui Pasi Intel Lettu Inf Hari Utomo, di Kodim 1016 Palangka Raya.

“Dalam kegiatan ini kami mengajak para pelajar untuk memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan, guna menumbuhkan rasa cinta tanah air, cinta bangsa dan negara Indonesia,” lanjutnya. (Megapolitanpos.com, Jumat, 14/7/2017)

Paradigma Baru

Desa Sei Gohong hanyalah salah satu desa dari sekian ratus desa yang menjadi pusat kegiatan TMMD yang berlangsung selama 30 hari ini.

Sebagaimana kita ketahui, kegiatan seperti ini, sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun 1980-an, masyarakat desa sudah mengenal apa yang disebut ABRI Masuk Desa (AMD). Setelah mengalami penyempurnaan, maka program ini diganti menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Sepintas program AMD dan TMMD ini mirip-mirip saja. Tetapi jika kita cermati, sejatinya secara konsep dan substansi jauh berbeda.

Konsep ABRI Masuk Desa kala itu masih banyak kekurangan, dan karena itu banyak dikritik dan dikoreksi.

Kini, TMMD digalakkan dengan konotasi yang jauh lebih positif dan konstruktif. Hal itu tercermin dari kata ‘manunggal’ dan ‘membangun’ desa.

Singkat kata, TMMD merupakan paradigma baru dalam mensinergikan TNI dengan rakyat di perdesaan. Kata ‘manunggal’ dan ‘membangun’ merupakan dua kata kunci dari upaya kita membangun interaksi antara TNI dengan rakyat. (Yohanes Widada/Megapolitanpos.com)



Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top