Walikota Jakbar Murka Atas Tudingan Pedagang Pasar Pagi Yang Tidak Mendasar - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Walikota Jakbar Murka Atas Tudingan Pedagang Pasar Pagi Yang Tidak Mendasar

Jakarta Barat
walikota jakbar murka atas tudingan pedagang pasar pagi yang tidak mendasar
Walikota Jakbar Murka

Megapolitanpos.com, JAKARTA - Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi merasa berang atas adanya tudingan yang disampaikan salah satu pedagang di Kolong Jembatan Play Over, Pasar Pagi Asemka, kepada dirinya.

Sebelumnya, Lapak-lapak yang disebut disetor ke Walikota Jakbar, diantaranya adalah Edy (50), pemilik 2 kios souvenir yang mengaku menyewa 2 lapak sekaligus kepada oknum preman, yang kemudian oknum preman itu menyebut uang itu disetor ke Walikota Jakarta Barat.

Atas kabar tersebut Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi, menyampaikan, "tidak benar itu, dengan adanya penerimaan setoran dari oknum preman pasar pagi asemka," ujarnya kepada redaksi, Kamis (29/9).

Menurutnya, "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam waktu dekat ini berencana akan menetralisir seluruh pedagang yang ada dilokasi kolong play over sebagai program normalisasi kali besar," ungkapnya.

Mungkin, pedagang yang mengontrak kios disana merasa kecewa dengan oknum preman yang sehingga tidak dapat mempertahankan perencanaan proyek tersebut.

Jadi, atas kekecewaannya itu, sehingga oknum preman yang mengutip iuran menyampaikan kepada pedagang, bahwa uang tersebut akan disetorkan kepada Walikota.

"saya sendiri tidak pernah tau keberadaan kios-kios yang berada dibawah kolong jembatan playover itu disewakan atau dikontrakan," ujarnya.

lanjut Anas Effendi, "karena keberadaan kios sekarang memang dijadikan loksem bagi para pedagang kaki lima binaan, sesuai program Pemerintah dengan membina dan menata PKL agar teratur dengan baik, tandasnya.

Menurutnya lagi, Itu semua karena program UMKM dan bukan berarti dengan adanya loksem lantaran dapat dipertahankan keberadaannya untuk selamanya.

"yang jelas, jika Pemerintah membutuhkan tempat tersebut, maka harus dikembalikan kembali peruntukannya, namanya juga Loksem, ya artinya Lokasi Sementara dong," jelasnya.

Rep : Lutfi Bin Ramli
Ed : Heri Haerudin

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top