Brebes Populer Karena Macet. - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Brebes Populer Karena Macet.

Opini Warga
brebes populer karena macet
Kemacetan Lalin Di Brebes

Megapolitanpos.com. Brebes. Dua tahun musim Mudik lebaran telah mampu membuat nama Kab. Brebes populer kalangan dijutaan Pemudik.

Dari media elektronik sampai media On line semua memberitakan, entah sudah berapa ribu SMS para pemudik yang mengabarkan keluarganya tak lepas dari kata Brebes "mah...papah kena macet di Brebes" ataupun "sayang papih masih di Brebes nich dari keluar tol Brebes timur ini masih muter2 kota Brebes" bukan itu saja konsentrasi pantauan mudik Nasional juga tertuju pada Brebes, kota yang sebelumnya seperti kaos kaki yang dilewati lima menit langsung hilang kini hampir rata-rata lima jam berada di wilayah Brebes.

Mungkin tahun ini adalah terakhir puncak kemacetan terjadi di Brebes karena lebaran tahun depan sudah akan beralih ke kota Tegal atau pemalang menyusul kelanjutan pembangunan jalan TOL yang secara otomatis pintu keluar akhir tidak lagi di Brebes.

Seperti yang telah diceritakan bahwa tahun 2016 diprediksi jumlah pemudik yang masuk ke Jateng melalui jalur pantai utara Jawa diprediksi sebanyak 6,55 juta orang, sedangkan yang melalui jalur pantai selatan hanya 1,11 juta orang. Bila prediksi itu benar maka 6 juta lebih para pemudik akan punya catatan kenangan di Brebes.

Mereka akan banyak bercerita tentang perjalanan mudik kepada keluarganya dan sahabatnya dikampung yang tentu tak kan lepas dari kata "macet di Brebes" serba serbi dan rona - rona warna Brebes tentu walaupun tak sebanyak topik macet Brebes tetap ada dalam selipan cerita mereka. Tentang tata kota mungkin juga, kalau telor asin sudah pasti jadi buah bibir.

Memang fenomena ini telah menyerap tenaga dan konsentrasi Pemerintah Brebes dari kesibukan menyambut para pejabat pemerintahan yang tentu banyak singgah di Brebes karena memastikan kesiapan pelayanan arus mudik.

Dari yang paling utama keamanan dan kenyamanan untuk para pemudik sampai layanan kesehatan dan tempat-tempat peristirahatan sementara bagi para tamu lintasan tahunan ini.

Tak lupa kantor-kantor instansi juga membuka posko mudik. Hampir disemua titik-titik rawan kemacetan disediakan Pos Keamanan, petugas keamanan berjajar dipinggir - pinggir jalan membantu mengarahkan agar arus perjalanan pemudik bisa berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.

Tapi apa hendak dikata bahwa volume kendaraan arus mudik tak sebanding dengan kapasitas ruas jalan sebagai daya tampung tetap saja MACET tak dapat dihindari, namun bagi sebagian pemudik fenomena Macet adalah bunga - bunga mudik yang akan memberikan rasa tersendiri dalam perjalanan pulang berlebaran dengan keluarga di kampung.

Lalu bagaimana warga Brebes dalam menyikapi fenomena Kemacetan di Brebes? Ada banyak tanggapan dari yg biasa saja, yang acuh tak acuh ada yang euforia menyambutnya karena diuntungkan dengan hadirnya pemudik sampai yang kesal karena jalan akses jalan jadi susah sampai yang menderita kerugian karena nyebrang jalan saja harus muter haluan dengan suasana macet yang memakan waktu ber jam-jam.

Tapi itulah kenyataan itulah fenomena hajat saudara kita umat muslim Indonesia. Apapun cerita dan alasanya sebagai warga Brebes yang baik kita harus memberikan kesempatan kelancaran perjalanan pemudik yang merupakan tamu lintasan kita.

Sebagai warga negara yang baik sudah selayaknyalah mudik sebagai hajat Negara patut kita dukung dan bantu bersama agar semua bisa berjalan lancar, lebih-lebih bagi kita umat muslim mereka adalah saudara kita yang ingin bersilaturrakhim dengan keluarganya di kampung patut kita do'akan dan membantu sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kita.

Semoga para pemudik diberi kelancaran dalam perjalanan, selamat sampai tujuan dan dapat menemukan kebahagiaan dalam merayakan Idul Fitri 1437 H atau 2016 M dengan keluarganya. Penyikapan kebaikan dalam segala hal tentu akan membuahkan hikmah dalam kehidupan kita. Semoga..

* Ketua Rekan Indonesia Kab. Brebes

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top