Dinkes DKI Benar-Benar Gagal Paham Soal BPRSD. - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Dinkes DKI Benar-Benar Gagal Paham Soal BPRSD.

DKI Jakarta
dinkes dki benar-benar gagal paham soal bprsd
Unjuk Rasa Di Kantor Dinkes DKI

Megapolitanlos.com. Jakarta. Unjuk rasa yang dilakukan Rekan Indonesia DKI Jakarta hari ini (17/6) di depan kantor Dinkes DKI berlangsung tertib dan aman.

10 orang perwakilan aksi juga diterima oleh dinkes DKI Jakarta pada pukul 10:30 wib untuk berdialog langsung dengan kepala dinkes DKI yang diwakili oleh dr. Tinke sebagai kepala bidang pelayanan dinas kesehatan DKI.

Dialog diawali oleh Agung Nugroho, ketua Nasional Rekan Indonesia yang menyatakan bahwa ada hal penting yang harus dilakukan oleh pemprov DKI. Pertama, Perbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Kedua, Bentuk segera BPRSD di DKI.

"Banyak warga yang sering menjadi korban akibat RS yang selalu menolak pasien rujukan, ditambah lagi kebutuhan pelayanan dengan peralatan khusus yang minim di DKI cenderung mengakibatkan pasien wafat karena terlambat mendapat pelayanan kesehatan dengan peralatan khusus"ujar Agung.

"Untuk itu BPRSD di DKI harus segera dibentuk agar warga DKI memiliki lembaga yang independen untuk mengadu setiap permasalahan yang terjadi di DKI. Sehingga tidak ada lagi saling lempar wewenang ketika warga menghadapi masalah di RS" Agung menambahkan.

Sementara dr. Tinke dalam pernyataannya menjawab apa yang diutarakan oleh Agung Nugroho menjelaskan bahwa saat ini pemprov DKI sedang fokus memperbaiki pelayanan kesehatan demi meningkatkan kepuasan warga.

Dr. Tinke juga menjelaskan bahwa saat ini pemprov DKI sedang mempersiapakan pembentukan BPRSD.

"Bahkan SK nya sudah dibuat pak Gubernur untuk menunjuk siapa-siapa yang berhak berada di BPRSD" ujar Dr. Tinke.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh dinkes DKI tentang BPRSD, Agung Nugroho ketika ditanya media seusai acara dialog menjawab "itu jawaban asal-asalan dari dinkes DKI, makin terbukti bahwa dinkes ini diisi oleh orang-orang yang gagal paham terhadap perkembangan isu pelayanan kesehatan" tegas Agung.

"Bagaimana mungkin SK penunjukan BPRSD dibuat tapi Pergub BPRSD nya belum ada. Lantas apa yang jadi legitimasi BPRSD itu ?"tambah Agung.

"Tadikan kan kita lihat didalam ketika kami tanya Pergub nya mana hanya dijawab sudah ada. Ketika ditanya nomor berapa pergubnya malah kebingungan dan balik ke SK" imbuh Agung

"Menjadi pertanyaan bagi kami apa Ahok tidak punya orang-orang yang berkualitas untuk ditaruh di dinkes DKI ? Menjawab pertanyaan dalam dialog saja asal-asalan, bagaimana dalam melayani warga. Panas warga DKI selalu jadi korban buruknya pelayanan kesehatan di DKI " ujar Agung dengan kesal.

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top