Relawan Satrio Keren Merapi 5, Minta Simpatisan Santoso Tidak Arogan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Relawan Satrio Keren Merapi 5, Minta Simpatisan Santoso Tidak Arogan

Hukum
relawan satrio keren merapi 5 minta simpatisan santoso tidak arogan
Relawan Satrio Keren di depan ruang SPKT Polresta Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Relawan Satrio Keren Merapi 5, minta simpatisan Santoso tidak arogan.

Hal tersebut disampaikan oleh penasehat hukum tim pemenangan Santoso tim posko merapi 5, di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolresta Blitar Rabu (29/07/20).

Tim relawan Merapi 5 lega mendapat kejelasan pengaduan laporan Samanhudi Anwar melalui Kuasa Hukum nya JTM dari staf satuan Reskrim Polresta Blitar, sehingga pengaduan itu ternyata benar benar ada dan masuk ke Polresta.

Rudi Puryono SH yang juga sebagai Penasehat Hukum tim relawan Satrio Keren ini kepada awak media mengatakan, kedatangan tim relawan Posko Merapi 5 ke Polresta ingin menanyakan kebenaran informasi yang santer diberitakan di sejumlah media online Blitar, bahwa salah satu Paslon Satrio Keren bernama Santoso yang masih aktif sebagai Walikota Blitar ini dilaporkan ke Polresta Blitar oleh mantan Walikotanya sendiri yaitu Saman Hudi Anwar, melalui kuasa hukumnya JTM Ir.Joko Trisno Mudiyanto, SH & Rekan.

"Oleh petugas SPKT tim ini diminta datang lagi hari ini, karena kemarin Kapolres dan Kasatreskrim sedang ke Polda, dan hasil konfirmasi hari ini telah di jawab benar ada pengaduan, oleh Salah seorang anggota Reskrim, pelapornya sama seperti yang diberitakan media kemarin," kata Rudi.

Santoso diadukan atas dugaan tindak pidana penipuan uang pribadi Saman Hudi Anwar Rp.600 juta, kronologisnya semasa menjabat Walikota, Samanhudi Anwar memerintahkan agar Wakil Walikota Blitar Santoso mencarikan orang yang bisa merubah status akademi Putra Sang Fajar ke Perguruan Tinggi, dalam perjalanan waktu Santoso bertemu dengan Muhroji dan disodorkanlah orang bernama Muhroji kepada Samanhudi, hingga dalam kontek pembicaraan lebih lanjut mengarah ke soal biaya proses sebesar Rp.800 juta.

Samanhudi sepakat dan minta agar staf bernama Ninuk transfer ke rekening Muhroji namun baru di kirim Rp.600 juta, dan sisanya dipenuhi setelah prosesnya jadi. Begitu awal mulanya, dan kasus ini diangkat sebagai isu politik bahwa Walikota Blitar Drs.Santoso Menipu Saman Hudi .
Dalam keterangan pres nya Rudi Puryono meminta kepada masyarakat kota Blitar simpatisan, dan pendukung Satrio Keren agar tidak gegabah bertindak diluar jalur hukum, karena ini masih pengaduan.

"Yang namanya pengaduan siapapun berkedudukan sama di mata hukum,siapa saja boleh melakukan pengaduan namun, Polisi punya SOP sendiri dan ada tahapan yang banyak yang harus dilalui, kita tenang saja kita ikuti dan kita prosesnya, saya yakin kebenaran itu pasti menang," ungkap Rudi

Rudi juga menambahkan bila mana Paslon Petahana ini dalam proses selanjutnya ada persoalan, sudah dapat dipastikan partai juga akan menerjunkan lembaga Advokasi nya.

"Karena ini tahun politik saya berpesan kepada simpatisan dan pendukung Santoso lebih berbuat bijak dan arif, karena masyarakat kota blitar cinta damai karena Rukun Agawe Santoso," imbuhnya.

Sementara itu ketua koordinator posko relawan Heru Sugeng Priyono juga sependapat kalau warga kota Blitar nggak akan neko neko,"kita serahkan semuanya kepada Aparat Penegak Hukum. Kami mengajak kepada masyarakat kota bumi putra Sang Fajar ini kompak, rukun dan kompaklah menjadikan kita Sentosa atau kuat dalam segala hal." Tuturnya.(za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top